3 Risiko Program IVF yang Harus Anda Ketahui

Seorang sahabat yang pernah kerja sekantor dulu sempat enam tahun belum juga dikaruniai keturunan. Berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan momongan. Mulai dari terapi pijat, asupan jus, hingga inseminasi buatan. Belakangan, dia malah hamil secara alami. Namun tak sampai ikut bayi tabung.

Program kehamilan IVF atau yang lebih umum dengan sebutan program bayi tabung memang memberikan tingkat kesuksesan yang cukup tinggi. Program ini sangat membantu pasangan suami istri yang sudah lama tidak memiliki momongan.

Risiko Program Kehamilan Bayi Tabung Atau IVF

Walaupun begitu program bayi tabung juga memiliki beberapa risiko yang patut diwaspadai. Risiko-risiko ini berkaitan erat dengan komplikasi. Oleh karena itu sebelum melakukan program ini, Anda harus mengenali baik-baik apa saja risiko yang akan dihadapi. Beberapa risiko dari program kehamilan dengan cara IVF antara lain:

1 – Risiko Kelahiran Kembar

Program kehamilan bayi tabung yang menghasilkan anak kembar memang cenderung tinggi. Walaupun begitu, kelahiran bayi kembar pada program kehamilan ini menghadirkan risiko yang cukup tinggi. Salah satu risikonya yaitu kelahiran prematur.

Selain itu kelahiran bayi kembar juga dapat menimbulkan berbagai ancaman lain diantaranya keguguran, preeklampsia, dan juga pendarahan hebat.

2 – Kehamilan Ektopik

Kehamilan ektopik disebut juga dengan istilah hamil di luar kandungan. Risiko yang satu ini patut diwaspadai oleh para wanita yang akan menjalankan program kehamilan dengan metode IVF. Kehamilan ini menyebabkan sel telur yang sudah dibuahi tidak menempel pada Rahim melainkan bagian lain seperti tuba fallopi atau leher rahim.

3 – Sindrom Hiperstimulasi Ovarium

Sindrom Hiperstimulasi Ovarium (OHSS) merupakan suatu kondisi dimana ovarium menghasilkan sel telur dengan jumlah yang lebih banyak dibandingkan dengan jumlah normal. Efek sindrom ini biasanya terjadi sebagai efek samping dari obat penyubur yang diberikan.

Pada beberapa kasus yang ditemukan, sindrom ini juga dapat menimbulkan sesak napas dan juga peningkatan berat badan secara signifikan.

Risiko program kehamilan ini juga ternyata sangat berbahaya. Walaupun begitu Anda juga bisa mengantisipasinya. Salah satunya dengan berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Untuk bisa mendapatkan informasi dan juga penanganan yang tepat program IVF yang dijalani, Anda juga bisa mengunjungi spesialis fertilitas di Indonesia yang terbaik seperti Bocah Indonesia.

Selain menghadirkan tim spesialis yang profesional yang akan memberikan diagnosa akurat, Anda juga bisa membuat jadwal bimbingan konsultasi rutin bersama dengan dokter terpercaya.

2 Comments

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s