Pantun Lebaran, Pantun Idulfitri

Masjid Namira Lamongan, masjid fenomenal dan megah di Lamongan Jawa Timur

Tiba akhirnya kita di penghujung Ramadan, memasuki babak baru di bulan Syawal–bulan peningkatan amal. Pantun Lebaran, pantun idul Fitri semoga mengingatkan kita kembali tentang kesudian untuk memaafkan dan memperbaiki diri.

Makan ikan, ikan kerapu

Dimasak santan nikmat terasa

Mohon maafkan salah dan keliru

Baik sengaja atau tak sengaja

~

Naik sepeda, kayuh perlahan

Jangan terburu, nanti celaka

Sebulan sudah berpuasa Ramadan

Semoga menjadi hamba bertakwa

~

Buka buku, banyak pengetahuan

Kalau baca, jangan tergesa

30 hari puasa Ramadan

Hati tenang, badan perkasa

~

Biji salak enak dimakan

Di atas tungku ia direbus

Walau jarak jauh memisahkan

Silaturahmi tak boleh terputus

~

Kain kasa untuk balut luka

Luka dibalut demi kesembuhan

Meski tak bisa jumpa keluarga

Hati terpaut, saling mendoakan

~

Pak tani senang naik sepeda

Sepeda baru berwarna biru

Lebaran ini sungguh berbeda

Tak bisa bertemu seperti dulu

~

Daun pandan begitu wangi

Di pinggir sawah ia merambah

Usai Ramadan dan Idulfitri

Semoga wabah ikutlah musnah

~

Ikan bawal memanglah nikmat

Kulitnya basah, dipanggang perlahan

Bulan Syawal harus lebih semangat

Beribadah dan tebar kebaikan

~

Naik bentor membeli bayam

Bayam berwarna enak dimakan

Tak ada opor atau kari ayam

Lebaran bermakna dengan memaafkan

6 Comments

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s