Lima Alasan Nonton Drakor Reply 1988

Nonton drakor atau drama Korea mungkin jadi hobi baru bagi sebagian orang selama bertahan di rumah saat pandemi. Bisa dimaklumi karena selama hampir 7 bulan ini membatasi aktivitas di luar tentu bukan perkara mudah. Ada saja godaan untuk ingin mencari udara segar atau kongko di kafe favorit akibat deraan rasa bosan. Walhasil, nonton drakor yang judulnya sangat banyak jadi opsi alternatif membunuh waktu.

Bukan cuma judulnya yang beragam, baik serial ataupun film, tapi juga kualitas tayangan dari Korea Selatan tersebut memang mengagumkan. Salah satunya Reply 1988  yang semakin banyak diperbincangkan di dunia maya meskipun film serial itu ditayangkan tahun 2015-2016 silam. Saya yang buka penggemar drakor pun menikmati sajian yang menunjukkan kualitas serial TV jempolan, setidaknya dilihat dari beberapa faktor berikut ini.

Sesuai namanya, Reply 1988 adalah film yang memotret kehidupan pada tahun 80-an akhir atau 90-an awal. Serial yang diputar di tvN sebanyak 20 episode ini mengisahkan lima sekawan yang bersahabat di kompleks Ssangmun-dong, distrik Dobong, Seoul utara. Yang tak kalah menarik, setiap episode juga memotret persahabatan para orangtua dengan sudut pandang apa adanya dan sesekali jenaka. Mulai dari pertukaran lauk-pauk hingga diskusi seputar menopause.

1 | Indahnya masa lalu

Nonton Reply 1988 seolah melihat rekaman pengalaman masa lalu. Betapa nikmatnya nonton televisi bareng keluarga hingga bercengkerama mengbrolkan apa saja dengan lepas yang mungkin kini semakin langka sebab orang modern kian terdistraksi oleh gawai dan kecanggihan teknologi. Lebih asyik lagi kalau tak punya TV, kami biasanya merapat ke rumah tetangga dan bahkan nonton bareng di balai desa demi tayangan yang waktu cukup terbatas tapi sudah sangat menghibur.

Lewat Reply 1988, ikon-ikon masa lalu seperti Walkman seolah bangkit lagi dalam memori. Terdengar lagi musik era 90-an dengan rancak yang khas menguarkan kenangan-kenangan manis saat masih remaja. Dengan color grading yang pas, drakor ini memang mampu menciptakan auraa masa lalu yang indah. Ya, saat tanggung jawab belum sebanyak saat ini karena harus cari duit buat keluarga, haha. Salut banget dengan tim produksi Reply 1988 yang berusaha keras menampilkan para tokoh dengan busana dan perabot juga kebiasaan retro khas tahun 80-an. Sungguh serius penggarapannya!

2 | Persahabatan yang hidup

Persahabatan lima pemuda, yaitu Duk-seon, Choi Taek, Sun-woo, Jung-hwan, dan Dong-ryong dalam serial Reply 1988 ini memang memikat. Tawa canda dan asmara mewarnai hubungan mereka. Namun yang menonjol adalah bagaimana tokoh-tokoh itu berproses membentuk karakter yang dewasa sebagaimana kita kenal mereka hadir dalam film.

Persahabatan yang saling menguatkan, saling melengkapi

Perkembangan mereka sejak anak-anak terasa alami dan begitu hidup justru karena kelimanya memiliki latar dan hobi yang berbeda-beda. Itulah menjadi poin persahabatan yang saling memperkaya cerita. Apalagi kehadiran Duk-seon sebagai satu-satunya cewek dalam lima sekawan tersebut semakin membuat cerita penuh kejutan, apalagi ketika ia harus memilih siapa pria pilihannya.  

3 | Alur tak terduga

Alur tak terduga menjadi keunggulan film ini, sesekali maju mundur yang membuat penonton tidak merasa bosan. Setiap episode menampilkan plot yang tidak menjemukan, bahkan di episode awal tim produksi bisa memaksimalkan waktu satu jam lebih untuk memperkenal para tokoh utama dengan cara yang cair tapi tetap powerful.

Mungkin bagi beberapa orang alur terasa lambat di awal tapi bagi saya pace yang ditawarkan sangat pas, cukup optimal untuk mengisahkan kehidupan masa lalu. Ending yang ternyata di luar dugaan adalah eksekusi jitu sutradara yang memikirkan keutuhan cerita tanpa mengorbankan sisi-sisi romansa dan kejadulan yang sengaja diangkat.  

Reply 1988; mengenang masa lalu, belajar mensyukuri kejadian

4 | Komedi proporsional

Walau romansa percintaan berjalan begitu menyenangkan, tapi sisi-sisi lain tidak disepelekan. Muatan komedi tetap diangkat untuk memberi warna pada karakter yang disuguhkan, baik kelima sahabat maupun orangtua mereka. dagelannya proporsional dan sesuai kebutuhan cerita, tidak over atau terkesan tempelan belaka.

Setiap episode selalu mengadopsi elemen komedi yang dijamin bikin tawa menggelegak, setidaknya tersenyum geli. Simak misalnya tandem Duk Seon dan Dong Ryong kalau sudah berkelakar. Kekocakan keduanya memang menjadi daya tark tersendiri setiap episode. Namun apakah Duk Seon dan Dong Ryong berjodoh? Tonton sendiri biar puas.

5 | Pesona OST dan budaya

Original sound track dalam film ini terus terang memanjakan telinga, hayo ngaku yang sudah nonton …. Lagu Youth yang dinyanyikan Kim Feel featuring Kim Chang-wan mau tak mau bikin hati adem dan pikiran santai. Temponya yang lambat dengan suara serak seolah menciptakan imajinasi masa lalu yang kuat, membangun kembali memori indah yang ingkin diulang lagi.

Belum lagi sentuhan budaya khas Korea yang selalu ditampilkan dalam episode serial ini, juga serial drakor lainnya. Inilah daya tarik yang menyihir penonton global untuk terus tergila-gila pada drakor salah satunya Reply 1988 sebagai salah satu serial Tv terbaik hingga saat ini. Terbukti stasiun di Filipina pun tertarik membeli hak siarnya tahun 2020 ini. Penggarapan sangat rapi, desain produksi sangat matang, karakter yang muncul pun begitu mengesankan, setuju?

Kalau BBC-Mania penasaran dan ingin streaming nonton Reply 1988, langsung saja meluncur ke vidio.com. Sebagai layanan video streaming terkemuka, Vidio menawarkan berbagai konten TV yang bisa kita nikmati secara streaming. Mulai dari film, sinetron, original series dan bahkan olahraga ada di sana.  Tak hanya lewat website, layanan Vidio juga tersedia di aplikasi sehingga bisa kita akses lebih mudah di smartphone dan smart TV kapan saja bersama keluarga.

6 Comments

  1. Reply 1988 ini emang drakor buat segala kalangan, rekomendasi cocok buat yg baru terjun ke dunia perdrakoran. Sudah nonton taun 2016 dan emang jadi favorit. Uniknya tiap tahun drakor ini pasti naik daun lagi dan sering disebut lagi.

    Like

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s