Ini 9 Cara Mendapatkan Rp100 Juta Umur 25 Tahun, Nomor 4 yang Paling Gurih!

Beberapa waktu lalu jagat maya di Tanah Air dihebohkan dengan obrolan tentang kondisi ideal anak muda yang mesti punya 100 juta pada umur 25 tahun. Waktu umur saya seperempat abad, saya belum punya uang 100 juta. Saat usia saya mendekati 40 tahun sekarang pun belum ada tabungan sebesar itu. Uang sepersepuluh miliar itu memang masih terbilang sangat besar bagi kalangan menengah ke bawah di Indonesia, apalagi di tengah pandemi yang tak kunjung usai saat ini.  

Kondisi ideal memang bisa diperdebatkan. Sebab ideal bagi satu orang belm tentu ideal bagi orang lain. Apalagi jika menyangkut kondisi masing-masing keluarga yang berbeda latar, karakter, dan kebutuhan. Selain tabungan 100 juta, kondisi ideal pda umur 25 tahun yang dinyatakan dalam status Twitter viral itu antara lain punya mobil, cicilan rumah tinggal 20% menuju lunas, dan gaji minimal 8 juta.

Cara punya uang 100 juta saat umur 25 tahun bukan hal mustahil. (Foto: freepik.com)

Sepintas mungkin terlihat tak mungkin atau tak masuk akal bagi anak muda berumur 25 tahun bisa memenuhi empat poin tersebut. Namun saya pribadi yakin ada anak-anak yang mampu mencapainya walau tak harus seluruhnya secara bersamaan. Boleh jadi ia punya ketiganya tapi malah lebih besar pendapatan bulanannya karena ia bukan karyawan gajian. Kalau ia pengusaha, pemasukannya justru jauh lebih besar.

Cara dapat 100 juta umur 25 tahun

Cara mendapatkan uang 100 juta mungkin menjadi pertanyaan banyak orang meskipun jawaban yang pasti tentu sulit ditemukan. Namun rumus atau teori tetap saja bisa digagas dan dipraktikkan secara langsung. Soal hasil atau dampak riil dalam kehidupan, itu sepenuhnya bergantung pada teknik, keuletan, dan tentu saja izin Tuhan. Apa saja kira-kira cara yang bisa dicoba?

1 | Warisan

Tak perlu banyak dimungkiri atau disangkal, warisan menjadi cara tercepat untuk mendapat uang yang cukup banyak. Bergantung harta atau aset yang ditinggalkan, nilainya bisa mencapai ratusan bahkan miliaran rupiah. Saya jadi teringat pada film Marauders (2016) yang dibinangi Bruce Willis sebagai Jeffrey Hubert.

Dalam film itu adik Hubert yang usianya akan mencapai 18 meninggal dunia dalam sebuah penyergapan teroris yang sebenarnya direncanakan oleh sang kakak. Langkah kejam itu ditempuh sebab sang adik akan mewarisi jaringan bank terbesar dengan omset miliaran dolar.

Film itu mengingatkan betapa warisan kadang membutakan orang sehingga tega berbuat picik bahkan menghalalkan segala cara. Yang paling asyik sih terima saja kalau memang mendapat jatah warisan dari orangtua. Apa pun bentuknya dan berapa pun nilainya, syukuri saja meskipun tak sampai 100 juta. Kalau dapat ya jangan dihamburkan. Sebaiknya ditabung, sebagian disumbangkan, dan jangan lupa diinvestasikan.

2 | Menabung

“Bang bing bung, hei kita nabung. Tang ting tung, hei jangan dihitung. Tahu-tahu kita nanti dapat untung.” Lagu gubahan Titik Puspa itu lekat di ingatan anak 90-an tentang pentingnya menabung. Kalau kita bukan anak sultan atau saudagar kaya, menabung adalah langkah paling masuk akal untuk mendapatkan uang Rp100 juta dan bahkan lebih.

Kuncinya, bisa menyisihkan sebagian dari pendapatan dengan tertib. Hindari jajan hal-hal tak perlu yang membuat boros pengeluaran. Kalau benar ingin punya uang banyak saat masih muda, kita mesti bisa membuat skala prioritas. Harus paham membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan. Kata Safir Senduk, hindari membeli barang konsumtif dan perbanyak aset yang produktif.

Menabung bisa menjadi jalur produktif yang logis untuk kaya saat muda. Harus bisa mengerem dan mengelola keuangan. Coba terapkan 50:20:20:10 sebagai patokan pengelolaan keuangan. Gunakan 60% dari pendapatan untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti makan, biaya transportasi dan pulsa, 20% untuk membayar cicilan, 20% untuk ditabung dan sisanya untuk kebutuhan mendadak termasuk donasi atau beramal.

Review aplikasi blu
Menggunakan aplikasi blu untuk menabung, solusi yang serbauntung.

Biar kegiatan menabung mengasyikkan dan tetap tertib, coba manfaatkan aplikasi blu yang baru dirilis oleh BCA Digital. Dengan aplikasi ini, kita tak perlu mondar-mandir ke bank hanya untuk setor uang. Apalagi selama pandemi begini, membatasi interaksi tentu jadi opsi yang harus dipatuhi. Aplikasi blu by BCA Digital adalah digital bank yang dijamin mempermudah kehidupan kalian, BBC-Mania.

Ada beberapa alasan kenapa menabung pakai blu menguntungkan. Pertama, pendaftaran atau pembukaan rekening sangat mudah dan praktis. Tinggal instal aplikasi lalu isi data yang dibutuhkan, lakukan video call dengan petugas, dan langsung jadi. Kedua, fitur-fitur di blu cukup lengkap dan unik. Ada bluAccount untuk transaksi digital sepertii beli pulsa atau bayar langganan Internet.

Tabungan aman dengan bluSaving

Lalu ada bluSaving khusus untuk menabung di mana kita membuat pos-pos khusus sesuai kebutuhan dengan target pencapaian suka-suka. bluSaving akan menghitungkan berapa nominal yang harus kita tabung agar bisa mencapai target. Saldo dari bluAccount bisa ditransfer langsung ke bluSaving tapi tabungan di bluSaving tak bisa dipakai buat transaksi digital, jadi aman deh.

Asyiknya lagi, aplikasi ini juga membantu kita mencatat cash flow, jadi kita bisa memantau aktivitas finansial dengan cermat. Apalagi dengan fitur bluGether kita bisa menjalankan rekening bersama untuk komunitas atau kegiatan sosial. Anggota bisa melihat arus kas secara transparan ibarat bendahara online.

Dengan biaya admin bulanan yang gratis, aplikasi blu adalah solusi untuk menabung biar dapat 100 juta pada usia 25 tahun. Semua transaksi bisa dilakukan secara digital termasuk belanja dengan banyak promo di Blibli. Tunggu apa lagi, segera unduh aplikasi blu di Play Store atau App Store. Mengakses blu lewat aplikasi Blibli makin praktis dan antiribet.

3 | Investasi

Sejak muda kita bisa mulai berinvestasi. Sebelum umur 25 tahun apakah bisa? Bisa dong. Kan mendapat penghasilan tak harus lewat kuliah dulu. Ada yang selepas SMA sudah bekerja dan menghasilkan pundi-pundi rupiah. Misalnya teman saya yang lulusan SMK dan bekerja sebagai montir di bengkel.

Lalu ada anak lulusan SMP yang sukses menjalankan bisnis cuanki di Bogor dan punya beberapa karyawan. Jika serius, maka sejak muda kita bisa menyisihkan sebagian pemasukan untuk diinvestasikan misalnya reksadana atau logam mulia yang menjanjikan dan semakin mudah didapatkan.

4 | Komisi

Komisi juga lumayan loh untuk mendulang keuntungan hingga ratusan juta. Saya sendiri pernah merasakan gurihnya rupiah dari komisi sebagai marketing di sebuah percetakan. Jika saya berhasil membawa konsumen dan ia melakukan order sampai pembayaran, maka saya diganjar komisi cukup besar asalkan orderannya banyak.

Uang segar dari komisi, mana bisa dihindari?

Jangan lupakan komisi makelar tanah atau properti yang nilainya bisa sampai 5% dari transaksi. Sebut saja misalnya tanah yang akan dijual untuk dibuat pabrik di daerah. Nilainya bisa miliaran. Jika angkanya 1 miliar, komisi bisa mencapai 50 juta rupiah. Nah, kalikan saja jika berhasil dapat komisi beberapa kali waktu usia masih muda.

5 | Royalti buku

Royalti buku perlu saya masukkan sebagai cara mendapatkan uang Rp100 juta pada usia muda. Bahkan bukan hanya seratus juta. Penulis muda Luluk HF, misalnya, berhasil meraup royalti hingga 500 juta dari buku yang ia terbitkan. Itu belum termasuk penghasilan dari buku yang berhasil difilmkan.

6 | Youtuber

Bukan rahasia lagi, Youtuber bisa menambang dolar lewat Google AdSense mereka. Ada Li Ziqi food vlogger dari Tiongkok yang sukses menangguk hingga miliaran rupiah dari video yang ia unggah dengan panen view. Di Tanah Air ada Deddy Corbuzier dan Raditya Dika yang juga sukses sebagai Youtuber kaya raya.

7 | Bloger

Kegiatan blogging juga makin menjanjikan. Sudah banyak pengalaman bloger meraup ratusan juta dari AdSense blog yang sangat menggirukan. Selain content placement dan lomba, ada peluang monetize blog dengan berbagai cara. Untuk lomba, ada Ira Guslina yang berhasil memboyong satu unit Daihatsu Ayla dari sebuah perhelatan yang digela oleh jaringan dealer terkemuka. Mobil ratusan juta bisa digondol begitu saja, asyik kan?

Alex Nerney dan Lauren McManus, bloger berpenghasilan miliaran rupiah (Foto: forbes.com)

Untuk monetizing blog sepenuhnya, ada bloger di paulipu yang mengaku memanen keuntungan sebesar 140 Juta dari Google AdSense blog yang ia kelola selama dua tahun, dari tahun 2019 hingga 2021. Belum lagi kisah Alex Nerney dan Lauren McManus pasangan dari Amerika Serikat yang berhasil membukukan keuntungan hingga $818.105 pada tahun 2017 setelah berjuang mati-matian.

Alex yang sebelumnya personal trainer dan Lauren seorang akuntan publik akhirnya berhenti kerja dan membuka kelas lewat video yang dijual di blog mereka, avocadu dotcom.

8 | Gamer

Main game dibayar? Banyak banget contohnya. Selain berlomba gaming yang hadiahnya sangat fantastis, yang dikenal dengan e-sport, kita sekarang bisa mengandalkan Youtube untuk memamerkan kelihaian kita bermain game. Yang penting konsisten dan memilih permainan yang tepat.

9 | Graphic designer

Jadi desainer grafis atau graphic designer sungguh sangat menjanjikan keuntungan pada saat sekarang. Era serbadigital justru menghadirkan peluang tersendiri bagi para desainer grafis. Selain sampul dan isi buku, kebutuhan akan desain sungguh luas meliputi desain pamflet, poster, hingga infografik.

Adalah Genta Shimaoka dan Sekar Wulandari pasangan asal Denpasar, Bali, yang sukses menjadi desainer grafis. Dengan mengibarkan bendera Sukutangan, dalam waktu sebulan mereka bisa menerima pesanan hingga 15 sampul buku.

Dengan kisaran harga Rp2 hingga 3 juta per desain (tahun 2018), penghasilan mereka sungguh menggairahkan. Belum lagi kalau klien berasal dari luar negeri yang dipatok dengan harga tinggi. Jika dalam sebulan mereka mampu mengerjakan 10 desain dengan rata-rata 3 juta tarifnya, maka pemasukan total mencapai Rp360 juta per tahun.

Apa pun profesi Anda, dan bagaimana pun kondisi kalian saat ini, BBC-Mania, percayalah bahwa 100 juta rupiah itu bisa dimiliki. Tak ada yang tak mungkin jika kita serius berusaha. Khusus untuk blog monetizing, yang perlu diingat adalah jangan fokus pada uang uang dan uang saja. itu biar jadi slogan Mr. Crab, hehe. Yang lebih penting adalah dedikasi dan kegigihan, untuk terus belajar dan berbagi.

2 Comments

  1. Di era digital saat sekarang ini, masih banyak potensi yang bisa dijadikan sebagai sumber penghasilan. Prinsipnya adalah Tidak Penting Saya Tidak Berpenghasilan Tetap Tapi Yang Penting Saya Tetap Berpenghasilan.

    Liked by 1 person

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s