Plus Minus Hidup di Kota Kecil

…the double-edged quality of life in small town—security and boredom

—OALD

HIDUP DI KOTA kecil biasanya memiliki dua ciri yang kontras, yakni rasa aman dan kebosanan. Begitu bunyi contoh kalimat dalam kamus Oxford Advanced Learner’s Dictionary edisi 8 yang coba menerangkan arti frasa double-edged. Setelah direnungkan, makna kalimat tersebut ada benarnya juga. Dibanding kota besar, kota kecil memang menawarkan ragam kehidupan yang berbeda.

Selain lokasi suatu kota, budaya dan mata pencarian penghuninya turut mewarnai bentuk kehidupan yang dijalani. Kebiasaan ngopi di Lamongan, tempat saya kini tinggal, misalnya, sangat dominan dibanding di Bogor–kota yang pernah saya huni selama belasan tahun. Bila orang kota besar seperti Bogor orang ngopi kebanyakan di mal atau coffee-shop khusus, maka di Kota Tahu Campur ini saya menjumpai warga sangat sering memenuhi kedai-kedai tradisional yang menawarkan kopi sebagai menu utama plus nasi bungkus dan aneka gorengan.Read More »

Sepatu Empuk untuk Pak Guru yang Sejuk

sep

TANGIS PUN PECAH pagi itu. Air mata tak bisa kutahan lagi. Apalagi setelah kudengar kalimat sejuk meluncur dari bibirnya, “Kalau kamu mau, anggaplah Bapak seperti ayahmu sendiri.” Gugusan kalimat singkat itu ibarat oasis di padang gurun yang panasnya membakar. Kupeluk erat tubuhnya yang hangat, seolah kupeluk ayahku sendiri.

Tak banyak kata-kata terlontar selama kami bercakap di ruang tamu rumah itu. Lebih banyak jeda dan kesunyian sembari kuedarkan pandangan ke sekeliling ruangan yang penuh benda-benda seni mulai dari lukisan, kaligrafi, hingga karya kerajinan. Pagi itu aku pamit kepada Pak Rahardjo untuk berangkat ke Semarang guna melanjutkan cita-citaku mengenyam pendidikan tinggi di Universitas Diponegoro. Mengingat kisah saat itu membuatku kembali berkaca-kaca.Read More »

Tomyam Kelapa, Kelezatan Krenyes-krenyes yang Selalu Menggoda

INI SEBENARNYA POST yang sangat terlambat. Betapa tidak, sudah hampir dua tahun berselang, pengalaman ini baru saya hadirkan di BBC sekarang. Namun wisata kuliner tidak mengenal kata kedaluwarsa, apalagi kenikmatannya sangat berkesan, bertahan lama di lidah. Alasan lain, menampilkan cerita ini bisa menjadi pengobat rindu pada kuliner khas Thailand yang sulit kami temukan di kota tempat kami tinggal saat ini.

Menurut pantauan di media sosial, saung atau warung yang menjual Tomyam Kelapa ini pun masih aktif berusaha dan ramai pelanggan sehingga cukup relevan saya unggah di BBC sebagai sarana promosi plus bahan referensi bagi BBC Mania yang menyukai makanan serupa. Sudah siap menahan air liur? Read More »

Boleh, Asal Wangi

“AH, KALAU CUMA nulis buku kayak gitu aja sih siapa yang enggak bisa?!” begitu kira-kira ucapan seorang pembaca kepada seorang penulis. Penulis tersebut merupakan seorang dosen komunikasi UI yang terbilang produktif menulis buku populer. Dia mengisahkan komentar miring pembaca tersebut di sebuah milis yang beberapa tahun silam populer sebelum era Facebook sedahsyat saat ini.

Sependek pengetahuan saya, selain menulis tentang tips penulisan praktis, dosen yang sudah S2 tersebut juga menghasilkan buku-buku bisnis populer, termasuk buku tentang kisah sukses Bob Sadino yang kondang itu. Beliau menanggapi enteng komentar yang bernada merendahkan tersebut. Kenapa? Sebab mesti dipandang seolah mudah, beberapa tahun kemudian si pencela tersebut tak kunjung mampu menghasilkan buku yang konon ‘ringan’ itu.Read More »