Petrichor di Kotaku

MINGGU MALAM KAMI duduk manis di depan sebuah ruko. Ruko ini entah kenapa tak pernah buka, jelas bukan urusan kami. Yang penting bagi kami adalah sekian tusuk sate, yang dikipas secara manual hingga matang sempurna. Anak-anak paling suka, kalau saya menanti sambal kacang saja. Gelap oh begitu gelap, seperti selimut raksasa yang melingkupi kota. Lampu-lampu … More Petrichor di Kotaku