ExpertBook dan ExpertCenter, Laptop dan Desktop Andal Mendukung Produktivitas UMKM

expertbook asus dukung bisnis batik

Minggu, 12 Mei 2024 lalu saya berkesempatan mengunjungi seorang sahabat yang mengelola bisnis pembuatan batik di Gresik. Meskipun masih berskala UMKM, bisnisnya terbilang sukses. Selain pesanan yang ajek mengalir dari kalangan korporat, sudah banyak penghargaan lokal dan nasional yang ia peroleh.

Selama mengobrol, dia sempat bercerita beberapa waktu lalu pernah ditawari bantuan permodalan tapi dalam bentuk pengajuan barang. Dia bingung barang apa yang mesti diajukan sementara modal utama usahanya lebih banyak bersifat kreatif dengan mengandalkan ide-ide segar berbasis kearifan lokal. Di sinilah value bisnisnya yang unik dan istimewa.

Karena menekuni usaha batik tulis, dia relatif tak butuh banyak peralatan fisik. Workshop (sanggar) sudah punya, canting dan alat pembatik pun sudah tersedia. Bagaimana dengan kain? Dia mengaku tak pernah menyetok bahan karena rata-rata batik tulis dikerjakan sesuai pesanan. Setiap lembar kain sepanjang 2 meter selalu unik sebab memuat motif khas yang tidak pernah sama dengan pesanan orang lain sebelumnya.  

Rekomendasi laptop untuk pebisnis

Dua benda yang terbayang di pikirannya adalah kamera dan laptop. Kamera bakal dimanfaatkan sebagai peranti utama untuk mengabadikan setiap desain atau corak batik, sekaligus memotret atau merekam model yang akan mengenakan batik kreasinya. Sedangkan laptop akan dipakai untuk menyimpan desain serta menangani operasional bisnis. Namun pertanyaannya: laptop seperti apa yang cocok ia ajukan untuk mendukung produktivitas usahanya?

Tiba masa, tiba akal. Beberapa hari berselang, tepatnya Kamis 16 Mei 2024, saya mendapat kesempatan istimewa untuk mengenal dua lini PC (personal computer) besutan ASUS. Di Platinum Hotel Surabaya pabrikan asal Taiwan ini membawa beberapa perangkat komputasi terbaru yang didukung oleh platform Intel vPro. Ada ExpertBook untuk versi laptop dan ExpertCenter untuk segmen desktop.

Aldy Ramadiansyah mempresentasikan keunggulan ExpertBook dan ExpertCentre.

ExpertBook B5 OLED, pilihan ideal

Setelah mendengarkan pemaparan Aldy Ramadiansyah selaku Country Product Marketing Commercial Business Asus Indonesia, saya semakin yakin mengusulkan agar sahabatku meminang ExpertBook B5 OLED untuk menemani perjalanan bisnis batiknya. Laptop ini sangat cocok untuk usahanya dan segmen bisnis serupa karena dilengkapi layar OLED sesuai dengan nama yang disandangnya.

Layar OLED akan menghadirkan gambar-gambar visual yang detail, realistis, dan mengagumkan—sangat cocok untuk presentasi kepada calon klien. Motif-motif batik yang ia produksi kebanyakan mengangkat kekayaan lokal, baik dari sisi budaya, ekonomi, maupun sosial. Dengan panel berukuran 16-inch dan aspek rasio 16:10, akan tersedia banyak ruang untuk menampilkan eksotisme desain dalam balutan warna yang sangat jernih, dari grafik bisnis hingga pola yang kompleks.

Bisnis batik yang ia kelola bisa semakin moncer berkat ExpertBook B5 OLED karena laptop ini sangat mendukung portabilitas dan mobilitas. Tak jarang sahabatku mesti bepergian untuk mencari bahan, menghadiri pameran, hingga berburu ide ke banyak tempat, termasuk bertemu beragam orang.

ASUS ExpertBook B5 OLED, ringan dan elegan untuk para pebisnis

ExpertBook B5 layak jadi partner setia karena beratnya cuma 1,4 kg dengan daya tahan baterai hingga 12,5 jam cukup dengan sekali charge. Dibuat dari magnesium-aluminum alloy dan alumunium murni, ExpertBook B5 OLED makin sempurna buat bepergian karena tampil memikat dengan desain simpel tapi mewah. Performa andal tapi tidak memberatkan pundak.

Laptop setebal 19,95 mm ini memang pilihan paling tepat buat para profesional yang sering traveling. Kapan lagi punya laptop keren dengan desain yang ringkas dan bobot ringan tapi tetap mendukung performa serta daya tahan baterai yang mumpuni.

Intel vPro menjamin keamanan bisnis

Dan yang bikin happy dari ExpertBook B5 OLED adalah sudah dibenamkan Intel vPro di dalamnya. Intel vPro bukanlah prosesor, melainkan platform teknologi yang dikembangkan secara khusus untuk meningkatkan manajemen dan keamanan pada perangkat komputer, terutama PC bisnis. Hal ini klop dengan kebutuhan sahabatku yang pernah menyatakan kekhawatirannya terhadap otentisitas karya karena memang setiap batik kreasinya sangat eksklusif dan hendak dipatenkan.

Dengan prosesor 13th Gen Intel Core sebagai otak dan dukungan Intel vPro, ExpertBook B5 OLED akan mampu menangani berbagai tugas bisnis secara efisien, termasuk memproses data-data kompleks berupa pola batik maupun poyeksi penjualan hingga komunikasi dengan calon klien di luar negeri. Belum lama ini dia menjamu puluhan mahasiswa asal Belgia di sanggarnya, tentunya laptop dan desktop ASUS akan menciptakan kesan positif bagi pengunjung.

ExpertBook dengan Intel vPro jamin keamanan bisnis dari phising dan malware.

Selain itu, Intel vPro akan membantu meminimalkan risiko dan memaksimalkan efisiensi operasional. Dengan kombinasi antara layar OLED, desain ultra-portable, dan performa yang solid, sahabatku pasti puas dengan ExpertBook B5 (B5602) yang akan dia andalkan. Kita tahu tantangan manajemen dan keamanan semakin kompleks di era serbadigital sekarang.

Intel vPro bikin pebisnis produktif karena tim IT bisa mengakses, memperbaiki, dan memperbarui sistem komputer tanpa harus berada di lokasi yang sama dengan perangkat tersebut. Bayangkan kalau perusahaan besar dengan banyak cabang atau untuk pekerja yang sering bekerja di luar kantor, tentu platform ini sangat menghemat pengeluaran.

Intinya, perangkat komputasi yang dibawa oleh ASUS dengan dukungan Intel vPro Platform diharapkan akan membantu para pelaku bisnis guna memaksimalkan produktivitas aktivitas bisnis mereka, baik skala UMKM maupun industri yang lebih besar. Fitur keamanan pada platform vPro akan melindungi data dan aset perusahaan dari ancaman seperti malware dan serangan phishing. Bisnis jadi aman, hemat waktu dan biaya tanpa mengorbankan sumber daya yang banyak.

Fitur antibising, kamera bening

Bukan hanya UMKM dan industri yang cocok mengandalkan ExpertBook sebagai mitra andalan. Bahkan institusi pendidikan pun mempercayakan kelancaran bisnis mereka pada ASUS ExpertBook dan ExpertCenter.

“Salah satu klien kami di Surabaya adalah UK Petra,” ujar Aldy di sela presentasi.

Sebagai universitas berwawasan global, UK (Universitas Kristen) Petra mengandalkan perangkat komputasi ASUS untuk mendukung proses pembelajaran, administrasi, sistem informasi, dan operasional kampus.

Di laboratorium multimedia, para mahasiswa bisa menggunakan laptop dan desktop ASUS dengan software sesuai kebutuhan untuk menuntaskan berbagai tugas atau proyek dalam bidang atau jurusan yang ditekuni. Perangkat ASUS dipilih karena reputasi tingkat dunia yang sudah tepercaya dengan jaminan keamanan dan support berkelanjutan.

Salah satu fitur unggulan sebagaimana diceritakan Aldy adalah AI noise-canceling technology, yaitu fitur yang mendukung pebisnis untuk melakukan conference agar lebih profesional. Fitur ini jelas juga sangat dibutuhkan oleh kalangan akademis saat konferensi jarak jauh dengan mitra di luar negeri, misalnya.

ExpertBook B5 OLED dibekali teknologi canggih berbasis AI yang berjalan dua arah untuk menghilangkan kebisingan yang mengganggu. Uniknya, teknologi antibising dalam laptop ASUS ini bukan hanya memfilter kebisingan di sekitar kita, tetapi juga memfilter kebisingan di sekitar lawan bicara. Dengan demikian, masing-masing bisa berbicara dengan jelas dan mudah didengar.

Perbandingan pakai AI motion-tracking (kiri) dan bukan (kanan)

Semakin lengkap dengan kamera berbasis AI yang akan menghasilkan video berkualitas tinggi untuk setiap pertemuan secara virtual. Berkat teknologi motion-tracking, wajah kita secara otomatis berada di tengah dan menyesuikan dengan fokus kedua mata. Dengan cara ini, kita enggak perlu canggung membetulkan posisi kamera di tengah percakapan. Belum lagi setiap ExpertBook sudah dilengkapi dengan penutup kamera sebagai upaya melindungi hacking atau peretasan yang tidak kita inginkan.

US military grade bikin tahan banting

ASUS juga sadar bahwa perjalanan di luar tidak selalu sesuai harapan. Itulah sebabnya ExpertBook B5 OLED dirancang sedemikian rupa untuk memenuhi dan melampaui tuntutan bisnis dan industri yang semakin ketat. Komitmen itu diwujudkan dengan pengujian ExpertBook dengan standar militer AS MIL-STD 810H yang sangat mumpuni.

Menurut Aldy, ada setidaknya 28 jenis tes military grade yang dilalui oleh setiap unit ExpertBook. Laptop bisnis ini juga diuji melalui 100 tes lain secara internal. Bahkan dilakukan 30.000 percobaan untuk menguji daya tahan laptop terkait, misalnya tekanan, guncangan, dan dijatuhkan pada panel untuk menjamin ketahanan tanpa kompromi.

Leluasa bekerja dengan ExpertBook B6 Flip

Laptop segmen bisnis yang juga unggul dan diperkenalkan di Surabaya adalah ExpertBook B6 Flip (B6602) yang merupakan convertible mobile workstation pertama di dunia dengan chip grafis NVIDIA Quadro RTX. Laptop ini sangat cocok buat kalangan profesional yang butuh performa tinggi dalam form factor yang fleksibel.

ExpertBook B6 Flip, portabel & cocok buat presentasi (Dok. RiskaNgilan)

Berbekal CPU Intel Core HX Series dan platform Intel vPro, ExpertBook B6 Flip akan menjawab tuntutan kebutuhan serbacepat dan efisien sehingga pebisnis bisa meng-handle tugas-tugas berat misalnya rendering grafis, simulasi, atau analisis data tanpa kendala berarti.

Jika laptop consumer biasanya dikeluhkan dari sisi kapasitas penyimpanan, maka ExpertBook B6 Flip menjadi solusi andalan. Dengan RAM yang bisa ditambah sampai 128 GB dan opsi penyimpanan hingga 2 TB, pebisnis akan punya ruang yang lebih leluasa untuk menyimpan data penting perusahaan atau berhubungan dengan operasional usaha.

Jadi, tak ada lagi ceritanya ngelag waktu bekerja di laptop karena menjalankan beberapa aplikasi berat sekaligus. ExpertBook B6 Flip tetap berfungsi dengan prima tanpa penurunan performa meskipun dipakai untuk mengerjakan tugas-tugas berat karena tersedia ruang lapang dan lega untuk data maupun aplikasi.

Sebagaimana ExpertBook B5 OLED, laptop B6 Flip juga sudah dilengkapi dengan fitur keamanan kelas enterprise untuk menjamin agar data tetap aman. Dari enkripsi hardware hingga fitur autentikasi biometrik, perangkat ini dibekali dengan berbagai lapisan proteksi untuk mencegah akses yang tidak sah dari luar seperti hacker.

ExpertBook B6 Flip, teman presentasi dengan kapasitas memori memadai

Dengan demikian, sebagai pengusaha kita bisa melakukan presentasi secara leluasa karena laptop bisa diputar hingga 360 derajat dan pada saat yang sama mengamankan data atau rahasia perusahaan untuk bisa tetap bersaing dengan kompeitor. Performa mumpuni dan kapasitas memori memadai membuat kalangan profesional tenang karena pekerjaan senantiasa terlindungi.

ASUS ExpertBook B9 OLED dengan Teknologi Ramah Lingkungan

“Kalau ini beratnya 900-an gram aja,” kata Aldy lagi saat memperkenalkan ExpertBook B9 OLED. Saya yang tak mau termakan klaim itu segera mengangkat laptop saat mendapat giliran untuk membuktikan. Dan betul, laptop yang dibuat dengan paduan magnesium-lithium premium ini sangat ringan, bahkan bisa ditenteng dengan beberapa jari. Berat resminya adalah 990 gr, tidak sampai satu kilogram.

Untuk kategori laptop bisnis dengan performa dan desain mewah, laptop ringan ini memang recommended banget buat pengusaha dengan mobilitas tinggi. Yang lebih menarik, ternyata ExpertBook B9 OLED didesain sudah eco-friendly alias ramah lingkungan.

Kemasan yang membungkus laptop ini menggunakan kertas yang telah mendapatkan sertifikasi FSC™. Artinya, kertas tersebut dibuat dari perpaduan bahan yang diproduksi oleh hutan dengan sertifikasi FSC, juga menggunakan bahan-bahan daur ulang. Komponen dalam kemasan laptop juga bisa langsung dipakai lagi untuk hal-hal berguna. Misalnya, kotak aksesori bisa dimanfaatkan sebagai dudukan laptop kalau butuh pengetikan lebih tinggi sesuai kebutuhan.

Kotak kemasan pun bisa dimanfaatkan ulang sebagai dudukan laptop.

Selain itu, ExpertBook B9 OLED sudah meraih status EPEAT Gold dan mampu melampaui standard ENERGY STAR® dengan konsumsi energi 43,13% lebih rendah ketimbang syarat yang diminta. Laptop ini juga termasuk dalam program ASUS Carbon Partner Services, yaitu ikhtiar mengimbangi jejak karbon di seluruh siklus hidup produk dengan kredit karbon berbasis alam berkualitas tinggi yang diverifikasi oleh organisasi tepercaya.

Seperti halnya ExpertBook B5 OLED, di dalam tubuh ExpertBook B9 OLED juga telah dibenamkan kamera berbasis AI, fitur antibising, dan prosesor Intel® Core™ vPro® terbaru serta berbagai fitur keamanan khusus enterprise. Akurasi warna yang menakjubkan dan rasio kontras yang tinggi pada layar OLED akan menghidupkan pengalaman visual yang mengesankan dan mendukung kemampuan multitasking dan presentasi di depan tim atau calon klien.

Kalau BBC-Mania adalah kalangan eksekutif dan pebisnis yang peduli pada isu lingkungan dan tetap ingin mempertahankan profesionalisme, maka ExpertBook B9 OLED adalah pilihan jitu sebagai laptop bisnis elite karena sangat ringan dan performa mengagumkan.

ExpertBook B3, Solusi Laptop Bisnis Berbasis AI

Solusi lain yang bisa dipilih sebagai laptop bisnis adalah ExpertBook B3 (B3404). Laptop ini terbilang mutakhir dengan dukungan teknologi AI. Diotaki prosesor hingga Intel® Core™ Ultra dan dukungan Intel vPro, laptop ini siap mendukung kesuksesan bisnis karena produktivitas meningkat dan keamanan terjaga, dengan kemungkinan komunikasi real-time bersama tim IT internal perusahaan.

Selain prosesor Intel® Core™ Ultra 7 dan grafis hingga NVIDIA® RTX™ 2050 atau Intel® Arc™, ExpertBook B3 dibekali layar yang menyala dengan rasio aspek 16:10 yang tinggi, sangat tepat untuk mengerjakan berbagai tugas dengan bentang layar yang lega.

ExpertBook B3 juga dikemas dengan konektivitas memadai, SSD dengan dukungan RAID 0/1, chip TPM yang aman, dual SO DIMM untuk peningkatan TI yang lebih mudah, dan daya tahan kelas militer MIL-STD-810H. Desainnya pun sudah ramah lingkungan dan siap mendukung akuntabilitas dan gaya hidup keberlanjutan.

ExpertCenter D9 SFF, Desktop Superandal

Dengan desain minimal, tapi mendukung produktivitas maksimal—itulah tagline yang cocok menggambarkan ExpertCenter D9 SFF (D900). Meskipun era laptop sangat berjaya, desktop PC rupanya tetap diandalkan di kalangan perusahaan. Desain ASUS desktop ini cukup ringkas dan minimalis dengan tujuan utama memaksimalkan produktivitas usaha.

ExpertCenter D9 SFF, desktop berdesain minimalis dengan kemampuan maksimalis (Dok. RiskaNgilan)

Namun jangan salah, meskipun minimalis, ternyata fitur keamanan kelas enterprise sudah ditanamkan guna memastikan keamanan data dan informasi bisnis yang confidential. Dukungan untuk berbagai software bersertifikasi ISV (Independent Software Vendor) menjadi penambah keandalan sistem ini untuk menjalankan aplikasi bisnis yang spesifik dan memerlukan sertifikasi khusus.

Performa ExpertCenter D9 SFF tak perlu diragukan. Dengan prosesor Intel Core generasi ke-13 sebagai otak dan dukungan platform Intel vPro, desktop ini dirancang untuk menangani beban kerja yang sangat berat sekalipun. Istilahnya, desktop siap ‘disiksa’ demi mengolah data atau menuntaskan berbagai pekerjaan kantor tanpa lelah.

Karena bisa menggunakan kartu grafis NVIDIA GT1030 atau T600, maka ExpertCenter D9 SFF bisa dilirik sebagai pilihan solid untuk menjalankan aplikasi bisnis yang membutuhkan pemrosesan grafis ekstra. Jadi, tugas berat seperti big data analytic hingga desain grafis—desktop ini siap menjawab tantangannya.

Bisnis makin produktif dengan ExpertCenter D9 SFF

Keunggulan lain ExpertCenter D9 SFF (D900) adalah konektivitasnya yang sangat lengkap. Ada sejumlah pilihan port dan konektor, yang memberikan kita keleluasaan untuk menghubungkannya dengan berbagai perangkat tambahan tanpa kendala.

Yang taka kalah seru, desktop ini dirancang untuk mudah di-upgrade. Mau ganti memori, kapasitas penyimpanan, atau komponen lain, tim IT bisa dengan mudah membuka desktop melalui sekrup dan panel tanpa menggunakan obeng. Praktis dan antiribet!

Asus laptop & desktop pilihan para pebisnis

Dengan berbagai keunggulan produknya, ASUS adalah mitra tepat bagi pengusaha yang ingin bisnisnya produktif dan semakin sukses. ASUS dikenal sebagai vendor yang punya komitmen tinggi terhadap inovasi, desain dan kualitas, sehingga tak heran jika merek asal Taiwan ini telah menggondol lebih dari 69.602 penghargaan dari organisasi teknologi terkemuka dan media IT dari seluruh dunia sejak 2001.

Hingga tahun 2023, ASUS semakin mengukuhkan diri sebagai pemimpin pasar laptop di Indonesia dengan penguasaan pasar lebih dari 40%. Angka yang mengagumkan karena nyaris separuh dari total pasar laptop Nusantara. 

Kepemimpinan ASUS di pasar laptop Indonesia selama satu dekade terakhir memang karena kualitas produknya yang bagus dengan inovasi teknologi tiada henti, mulai laptop ultra-ringkas dengan bezel layar tipis, laptop layar ganda, hingga laptop beperforma tinggi yang khusus dirancang untuk para kreator konten dan gamer—serta para pebisnis seperti ExpertBook maupun ExpertCenter. 

Tiga pilar fokus yang menjadi kunci kesuksesan ASUS

Kesuksesan ASUS salah satunya berkat tiga pilar fokus utama sebagai motor perusahaan untuk memanjakan konsumen tercinta. Pilar pertama adalah Durability. Sebagaimana saya singgung di awal, setiap produk ASUS telah melewati uji yang ketat, bahkan military grade AS, demi menjamin daya tahan di lapangan. Agar tahan di berbagai kondisi, bukan cuma di kantor, tetapi juga di luar seperti cuaca ektrem yang dingin atau sangat panas.

Berbagai tes dilakukan, di antaranya port durability test, shock test, keyboard durability test, thrust Resistance test, keyboard spell Resistance test, dan panel pressure test. Tak heran jika seri ExpertBook sangat cocok dibawa pebisnis sebagai perangkat andal untuk dipakai dengan aman dan nyaman di lokasi perkebunan, hutan, lepas pantai, hingga gurun sekalipun.

Pilar kedua adalah Manageability, yakni berkaitan dengan manajemen IT. ASUS menyediakan expert warranty berupa kemudahan dan efisiensi saat terjadi masalah pada laptop di tempat usaha. Tim IT perusahaan bisa dengan leluasa mengakses, memperbaiki, dan memperbarui sistem komputer tanpa harus meluncur ke lokasi yang sama sehingga menghemat biaya.

Pilar ketiga adalah Service. Jika komputer pelanggan mengalami masalah, tim ASUS akan mendatangi kantor atau lokasi bisnis konsumen hingga radius 150 km sebagai bagian dari On-Site Service. Uniknya, layanan ini sudah tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan lagi loh, jadi pebisnis tidak perlu khawatir bakal boncos dengan merogoh kocek sendiri. Jadi, hemat waktu dan hemat biaya tentu saja karena usaha bisa tetap beroperasi.

Khusus pelanggan segmen bisnis pun tak perlu cemas karena laptop dan desktop mereka sudah dilengkapi dengan jaminan spesial hardware protection pada laptop atau desktop PC ASUS Business. Buktinya, masa garansi bisa lebih lama dari merek lain. Jika laptop biasa mendapatkan garansi 3 tahun, maka konsumen laptop atau desktop PC ASUS Business bisa menikmati garansi hingga 5 tahun atau lebih sesuai kesepakatan.

Kemeriahan #ExpertGatheringSBY yang membuncahkan optimisme bisnis Indonesia

Malam pun merangkak, kami para bloger Surabaya dan sekitarnya sangat terkesan dengan rangkaian acara yang sederhana tapi gayeng. Penuh tawa tapi bermakna. Selain makan bersama dan mengikuti tantangan photo contest di Instagram, setidaknya kami pulang membawa harapan baru bahwa para pebisnis Indonesia — terutama UMKM seperti usaha batik sahabat saya — bisa survive dan semakin sukses dengan meminang mitra andal, yaitu ASUS ExpertBook dan ExpertCenter.  

.

4 Comments

Tinggalkan jejak