Cerita Anak SMA: Exkanda Tasaruf ’99

Ki-ka: berdiri: Pak Supandi (Pembina Osis), Nur Kholis, Belalang Cerewet, Zainal, Wahab, Pambudi, Supriyanto, Muawan, Taufik, Bu Nuri (Waka Kesiswaan); duduk: Rini, Endang, Cucuk, Fadhliyah, Dewi, Khoiriyah, Himma.

Advertisements

19 thoughts on “Cerita Anak SMA: Exkanda Tasaruf ’99

    1. tasaruf, Buda. Exkanda Tasaruf adalah kependekan dari Ekspedisi bla bla bla..yang ada di bawah foto itu..hehehe

      Like

    1. Kebetulan targetnya baru menyasar anak-anak, Mas Ibnu. Maklumlah, sebenarnya kami belum pede sebagai anak SMA melakukan ekspedisi ke kampung pedalaman itu…Nanti saya uraikan di postingan ini. Terima kasih 🙂

      Like

    1. Wah saya malah ga tahu kenapa ya waktu itu kok yang cowok yang berdiri ya, Mas Imam…hehehe..seingat saya kami langsung diminta poto sebelum berangkat ke desa tujuan…:)

      Like

    1. Sangat mendebarkan Bang karena kala itu masih SMA harus terjun ke masyarakat dengan ilmu seadanya–tapi memang sangat luar biasa. Antibiasa kalau Pak Mars bilang 😀

      Like

    1. Lumayan jadul ya Sob. Tapi tentu sangat menyenangkan loh, apalagi ekspedisinya diadakan pas bulan Ramadan..asyiknya 2 minggu berbuka dan sahur di rumah penduduk. dengan segudang cerita hehhe…

      Like

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s