Tahun Bara

Anda tidak salah baca. Saya tidak salah ketik. Saya memang menuliskan tahun bara sebagai judul. Ya, tahun 2013 telah dilipat menjadi masa lalu. Kini 2014 terhampar menunggu kita warnai.

Tahun 2013 rasanya merupakan tahun penuh bara. Bara dalam pengertian seluas-luasnya, dengan berbagai jangkauan maknanya. Sepanjang 2013 ada semangat yang berkobar-kobar untuk berbuat kebaikan, untuk menciptakan kontribusi positif bagi kemanusiaan. Tahun 2013 juga dihiasi kecamuk dendam yang menyala-nyala. Ada percik sakit hati yang diam tapi panas membawa, ada rangkaian kekecewaan yang membubung ke angkasa, juga rentetan kebodohan atau kesalahan (dosa) yang membakar setiap amal saleh.

Aneka kebusukan hati, pijaran amarah, dan pancaran kesombongan yang menyala kekuningan atau kebiruan rasanya tak akan tuntas dituliskan dalam miliaran aksara atau jutaan jilid buku, apalagi sepenggal blog yang sederhana ini.

Semoga 2014 menjadi momentum bagi saya untuk membuka diri agar lebih jujur dan hadir sebagai manusia dengan bara yang memuat makna positif. Bara kedamaian di dalam hati dan bara keikhlasan yang tak pernah bisa terbaca. Semoga kecerewetan saya punya makna dan mengantarkan saya menjadi hamba yang bersyukur sambil tetap berbagi.

Mohon maaf bagi sobat pengunjung yang terlukai atau tersinggung karena isi blog ini. Terima kasih kepada Anda semua yang telah sudi berkunjung. Semoga tahun baru membawa bara keberkahan bagi kita, dalam rezeki dan usia.

Foto bidikan Teh Dey (http://www.deyfikri.com/)

Foto bidikan Teh Dey (http://www.deyfikri.com/)

Maka kalender itu pun usang
seperti kenangan kita yang bisu
Ketika tanggal baru menuntun matahari
untuk menghisap linangan air mata
tak ada tepuk tangan
tak ada derum mesin-mesin
tak ada tiupan trompet
tak ada hitungan mundur
yang ada hanya keputusan
dan hitungan yang terus maju
membawa kita ke bilik masa depan
dalam detak detik doa dan harapan

Advertisements

26 thoughts on “Tahun Bara

  1. Selamat tahun baru kang. Moga di tahun baru ini cerewetannya tetap membara dan bermakna. Sehingga pengunjung moga bisa mengambil manfaat atau terinspirasi.

    Tetap membara deh cerewetannya…

    Salam.

    Like

    1. Aamiin. Semoga 2014 banyak berkah buat kita ya Mak. Sukses untukmu, Cepet dapat momongan lagi dan terkabul cita-citanya keliling Indonesia dan menerbitkan buku sendiri. Kok aku ga didoakan punya si gesit merah? 😛

      Like

  2. Aamiin….
    Angkanya semakin bertambah, jatah usia semakin berkurang, semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita, melimpahkan kekuatan dan kesabaran untuk selalu berbuat kebaikkan.

    Maaf lahir bathin juga yaaa …

    Like

    1. Betul Teh, semoga Allah subhanahu wata’ala senantiasa melimpahkan kekuatan kepada kita untuk berbuat baik dan bersyukur. Apa kabar keluarga? Masih di Jerman? 😀 Salam sehat selalu.

      Like

      1. Aamiin. Betul itu belajar untuk selalu pandai bersyukur 😊

        Masih..masih di Jerman, alhamdulillah baik-baik semua, sehat sehat juga buat mas sekeluarga yaa..

        Like

    1. Terima kasih MBak Lidya. Semoga tahun baru ini kita bisa lebih maju dan lebih baik dalam segala hal ya. Tak apa Mbak. Insya Allah nanti ada kesempatan lain 🙂 Terima kasih ya udah sering mampir ke sini.

      Like

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s