Manfaat Kegagalan

manfaat kegagalan

Manfaat kegagalan? Yang benar saja. Jadi teringat SEORANG TEMAN Beberapa tahun lalu yang curhat tentang kegagalannya bergabung sebagai staf pada dua bank BUMN. Ia gagal pada dua tahap wawancara. Entah apa yang kurang, padahal dia merasa sudah tampil maksimal dan meyakinkan dalam sesi penting ini.

Konon, menurut seorang temannya, calon pegawai yang terlalu ambisius justru jarang diterima. Tim seleksi biasanya akan merekrut para pelamar yang bisa dibentuk dan diarahkan. Pelamar yang terlalu idealis tidak terlalu diminati karena mungkin akan berat dikondisikan.

Saya tak paham tentang kesahihan komentar temannya tersebut. Karena ini bukan domain saya, maka saya tak berkomentar apa pun. Alih-alih menawarkan hiburan, saya memilih menceritakan kisah pedih yang pernah saya alami seputar kegagalan sebagai pegawai.

Manfaat kegagalan bisa disimpulkan dari kejadian yang kami alami. Setelah menikah dan melahirkan anak pertama, ia kemudian mengundurkan diri dari percetakan langganan saya, sementara saya meninggalkan Bogor dan menetap di kota kkegagalan

Manfaat kegagalan

Kegagalan tidak selamanya negatif. Dalam kadar tertentu justru positif dalam membangun masa depan. Manfaat kegagalan mestinya dipahami dan dirawat sehingga ketika kesuksesan meleset, kita tidak terpuruk dan sebaliknya cepat bangkit.

1 – Agar tak sombong

Kegagalan mencegah kita merasa serbabisa dan seolah piawai mengendalikan segala situasi. Lewat kegagalan kita diingatkan untuk menyadari keterbatasan dan kelemahan kita. Kegagalan menegaskan kita manusia biasa yang dependent dan butuh pertolongan Tuhan. Dengan demikian kita tak akan merasa sombong.

2 – Jeda untuk istirah

Karena kegagalan kita jadi punya waktu untuk mengambil jeda sejenak dari kesibukan yang menyita tenaga. Seandainya kita diterima kerja langsung di sebuah kantor atau perusahaan setelah berpindah dari perusahaan lain, tenaga akan terforsir sehingga rasa lelah tak terhindarkan.

3 – Menyiapkan amunisi

Manfaat kegagalan berikutnya adalah kesempatan untuk menyiapkan perbekalan, yaitu mempelajari ilmu atau keterampilan baru yang akan sangat berguna untuk kemajuan kita pada level selanjutnya. Amunisi juga bisa berisi pengalaman yang kita serap dari tokoh atau orang sukses melalui buku atau bahkan wawancara langsung.

Itulah manfaat kegagalan. Jadi tak perlu malu atau merasa rendah diri akibat kegagalan. Kegagalan, menurut Arianna Huffington, adalah bagian dari kesuksesan, bukan lawan kesuksesan. Apakah BBC Mania pernah merasakan manfaat kegagalan?