Waspadai 5T Mengunjungi Blogcamp

Akhir tahun 2011 Zoothera meminta tolong agar saya turut menilai entri kontestan dalam rangka Giveaway pertama bertepatan dengan peringatan ulang tahun pernikahannya. Waktu itu ada dua kategori yang dilombakan. Kategori kedua dinilai oleh tiga orang, yakni sohibul kontes, saya dan seorang sahabat lain. Sedangkan penilaian untuk kategori pertama diserahkan sepenuhnya kepada Pakdhe Cholik beserta istri.

Lalu apa masalahnya? (Emang harus ada masalah ya?) Tidak ada, selain keheranan saya mendengar ujaran Zoothera berikut ini, “Kategori pertama menunggu keputusan Pakdhe Cholik.” Otak blogger pemula saya spontan menceletuk, “Siapa pula ini? Apa ga ada blogger lain yang namanya lebih keren?” Haha—no offense ya Dhe. Apa yang salah dengan nama ini? Tidak ada yang salah. Apakah nama itu buruk? Sama sekali tidak! Sangat bagus, bahkan. Hanya saja nama itu mengingatkan pada seseorang. Sewaktu SMA dulu saya punya guru mengaji yang bernama Abdul Kholik—beda ejaan pada huruf pertama kata kedua. Jujur saja kala itu saya berpikir bahwa nama seperti itu tidak cocok menjadi blogger, apalagi menjadi selebblogger seperti kata Zoothera. 🙂 Enggak banget…xixixi.

Zoothera lantas mempersilakan saya untuk merayapi dinding blog yang kondang disebut blogcamp tersebut. Siapa tahu saya menemukan jawaban atas ketidaksetujuan-pelabelan-selebblogger itu. Saat merapat ke blogcamp, alih-alih mendapati blog berlumut dan dihiasi sarang laba-laba, saya malah terkejut. Blog dengan lanskap merah putih ini termasuk (sangat) kerap mendapat update postingan dari sang pengelola. Barulah saya sadar mengapa blogger gaek ini dijuluki selebriti di jagat dunia maya. (Lebai ga sih?! 😀 )

Saya pun sering menyempatkan berkunjung ke blogcamp yang ternyata merupakan kepanjangan dari blog campuran—mengingat isinya yang beragam. Soal nama ini sendiri, saya pikir ia cukup unik. Mengapa? Saat kali pertama mendengar nama blog ini, saya kira blogcamp adalah frasa bahasa Inggris yang berarti kamp atau tempat kongko-kongko bagi para blogger. Ternyata bukan, melainkan blog yang isinya campur sari alias beraneka ragam. Dan keanekaragaman ini semakin membuat blogcamp ‘hidup’.

Walaupun saya tak selalu membubuhkan komentar, tapi saya telah memperoleh 5 manfaat setelah berkali-kali menyinggahi rumah maya blogger asal Kota Pahlawan yang akrab disapa Pakdhe atau Pakdhe Galaxi ini. Saya menyebut keuntungan itu dengan 5 (lima) T, yakni:

Begitu mata Anda menelusuri jalinan kata yang dihadirkan oleh Pakdhe, Anda akan segera merasakan kemampuan beliau meracik kelucuan. Tidak selalu lucu, tapi dijamin menggelitik. Ini manfaat yang sangat penting. Saat Anda main ke blogcamp dalam keadaan galau, boleh jadi hati Anda menjadi sumringah. Semangat menyala lagi lantaran gaya tutur Pakdhe yang kocak tapi tidak kehilangan esensi.

Selain komposisi kalimat yang lugas dan tidak berbelit-belit, pemilihan kata-kata khas Suroboyoan juga mendongkrak kelucuan setiap postingan doi. Simak misalnya kehadiran kata “ndledek“, “babahno“, dll. Bagi orang yang tidak memahami bahasa Jawa Timuran, mungkin ungkapan semacam itu tidak punya makna. Namun bagi saya yang tumbuh besar di Jawa, frasa atau klausa bikinannya selalu memukau. Bagi yang non-Jawa pun tetap akan terhibur, minimal menyunggingkan bibir karena ‘kenakalan’ Pakdhe dalam berbahasa. Tidak percaya? Gebuklah www.abdulcholik.com sekarang juga.

Bila sahabat sering nongkrong di blogcamp dan rajin membubuhkan komentar, maka dampak yang instan adalah Anda akan semakin dikenal oleh sahabat narablog yang lain. Minimal dikenal oleh Pakdhe sendiri. Lalu? Jika Anda giat menyapa komentator lain, tentulah nama sahabat akan kian berkibar di jaringan jagat jembar.

Memang kenapa kalau sudah terkenal? Para sahabat blogger lain akan tergerak hatinya (bukan karena kasihan lho ya) untuk mengintip blog Anda, sekurang-kurangnya menjadi silent reader pada awalnya. Bila postingan Anda unik dan bagus, maka mereka akan menjadi pengunjung dan pembaca setia. Dengan demikian keterkenalan Anda akan mengundang hadirnya banyak teman baru. Bila belum banyak, Anda bisa memulai mengunjungi sobat narablog yang sering nongol di blog Pakdhe.

Tulisan-tulisan di blogcamp tak jarang menyajikan kisah-kisah nyata yang penuh hikmah. Semangat perjuangan (misalnya ketika Pakdhe belajar bahasa Inggris di Samarinda), sikap non-kemeroh (tidak sok tahu) dan sikap legowo terhadap materi (seperti ketika beliau kehilangan blog dengan nilai iklan tinggi) adalah beberapa nilai yang bisa kita tiru untuk menyiasati hidup saat terasa tak bersahabat. Intinya, akan selalu ada hal baru yang kita peroleh setelah menyambangi blog lelaki humoris yang ternyata jebolan TNI ini. Masih belum percaya? Klik saja blogcamp.

Setelah terhibur, terkenal, dan terinspirasi oleh postingan blogger yang mengelola puluhan blog ini, Anda secara otomatis akan bertambah ilmu. Kok bisa? Ilmu banyak bentuknya: bisa berupa informasi (seperti postingan Pakdhe tentang modus penipuan uang palsu di ATM); mungkin berwujud kiat-kiat ngeblog (banyak sekali postingan tentang hal ini); atau bisa pula berupa teknik menulis atau menggali ide—walaupun beliau tidak pernah mengaku sebagai pakar penulisan.

Bila sahabat ingin maju dalam dunia blogging, maka mem-bookmark lalu rajin membaca postingan blogcamp group adalah sebuah keniscayaan. Tema atau materi yang dipilih untuk postingan (terutama dalam hal judul) selalu menarik dicermati. Saya perhatikan Pakdhe sangat piawai dalam merumuskan judul postingan sehingga membuat calon pembaca ingin menuntaskan isinya. Apalagi didukung dengan teknik/cara berpromosi yang memikat di Warung Blogger (WB). Dibanding para warunger lain, lelaki yang sudah sering menerima bayaran dari Google ini memiliki cara yang tergolong ‘lihai’ dalam memperkenalkan postingan baru guna membetot perhatian aktivis WB.

Untuk memrpomosikan postingan baru di blog, sahabat WB biasanya menyapa warunger lain dengan kalimat-kalimat berikut.

“Pagi admin, nitip lapak ya. Trims.”

“Sobat warungers, abis nonton film A, jadi deh postingan ini.”

“Sore admin/adminwati, hari ini ada yang galau?”

“Teman semua. Saya lagi ikut kontes neh. Dukung ya dengan kasih komentar. Makasih admin!”

Menurut hemat saya, bentuk promosi di atas belum efektif dan tidak menarik karena belum menggali sisi unggul (tema inti) dari postingan yang diiklankan. Masih seragam dengan sapaan warunger lain. Untuk kalimat yang terakhir, saya sendiri mengalaminya. Saya pernah menitipkan tautan di WB lalu meminta tolong agar teman-teman WB sudi berkunjung guna menyumbangkan komentar. Lalu Pakdhe menyarankan agar saya rajin BW dulu demi meraup dukungan berupa komentar atau kunjungan balik. Saran yang adil. Isin aku rek… 🙂

Nah, berbeda dengan pengunjung WB lain, Pakdhe sangat taktis dalam mempromosikan tulisan. Saya akan menyebut satu di antaranya,

“Saya mendapat tawaran uang sebesar 90 juta tapi saya tolak. Pengen tau kenapa?”

Postingan itu sendiri berisi pengalaman Pakdhe saat hendak ditipu orang namun penipuan tidak berhasil. Dari kalimat promosi di WB tersebut, jelas terlihat bahwa Pakdhe mengorek hal paling penting dari tulisan lalu menjadikannya sebagai kalimat utama. Beliau mencari hal yang unik—bila perlu yang ekstrem—untuk diangkat sebagai kalimat yang menggugah calon pengunjung di WB. Saya pribadi belajar dari caranya mempromosikan tulisan. Tidak sekadar menyapa dan nitip lapak :).

Contoh lain adalah kecerdikan Pakdhe menutup suatu tulisan. Misalnya dalam postingan tentang kesebalannya terhadap seorang petugas toko buku. Pakdhe kecewa karena si petugas tak bisa membantunya menemukan buku yang Pakdhe kehendaki. Akhirnya Pakdhe berhasil mendapatkan buku incarannya dan mengakhiri postingannya dengan:

Kalimat: “Mudahnya kamu menyalahkan orang pusat” tak sampai terucap. Biarlah gadis berponi itu mencarinya di wajahku yang sengak.

Manfaat yang bisa kita petik tidak melulu bersifat non-materiil. Blogcamp dikenal luas sebagai rumah maya yang kerap mengadakan hajatan atau kontes dengan iming-iming hadiah menarik. Intinya, blogcamp tidak hanya menawarkan ilmu atau informasi bermanfaat, tetapi juga memanjakan Anda dengan beragam hadiah fisik yang sensasinya pasti bikin terengah-engah haha…begitu biasanya Pakdhe bercanda.

Tidak hanya buku dan busana, tetapi juga dencing rupiah yang dijamin menambah pundi-pundi tabungan kita. Saya sendiri baru dua kali mengikuti kontes di blogcamp dan beruntung mendapatkan buku dan kemeja batik yang bagus. Pakdhe tidak jarang mengadakan kuis, tebakan, kontes mini atau apa pun namanya yang berhadiah uang tunai dalam jumlah cukup besar. Kalau tidak salah saat itu blogcamp menggelar kuis tebak nomor ponsel Pakdhe sendiri. Sebagai imbalannya, 3 ‘pemecah kode’ pun berhak meraup masing-masing uang Rp250.000,00. Hari gini dapat uang seperempat juta dari kuis yang mudah menantang? Mana ada selain di blogcamp.

Dan bila sahabat mujur, Pakdhe juga tak segan-segan memberi Anda hibah berupa sebidang blog kosong berbayar secara cuma-cuma untuk dikelola demi kemaslahatan jamaah dunia maya :D. Bila ingatan saya benar, di antara deretan penerima hibah ini ada nama-nama seperti Om Trainer, Kang Haris, Bang Aswi, dan siapa lagi ya?

Namun rezeki yang paling penting adalah persahabatan yang terjalin dengan akrab serta bertanggung jawab. Sudah banyak sahabat narablog yang merupakan pengunjung tetap blogcamp yang akhirnya bertemu muka dengan pria berputri dua ini. Saya sendiri gagal melakukan kopi darat dengan Pakdhe di Jakarta beberapa bulan silam.

Dan yang tak kalah penting adalah terus menulis di blog dengan postingan jujur dan mencerahkan, sesederhana apa pun, sejelek apa pun. Namun tentu saja, meminjam slogan Pakdhe, kita harus “Ngeblog sing enak, tapi ga sak enake” – kira-kira maksudnya adalah: ngeblog asyik tapi tetap mengindahkan aturan atau perasaan pihak lain.

So, hari gini belum tahu blogcamp? Ciyusss? Miapa? “Mi goreng,” jawab Rumi anak sulung saya.

PENAFIAN: Postingan ini ditulis berdasarkan pendapat pribadi penulis dan bukan atas dorongan pihak lain atau di bawah ancaman pedang.

Advertisements

27 thoughts on “Waspadai 5T Mengunjungi Blogcamp

  1. dulu saya heran kok blogcamp sering mengadakan kontes, akhirnya saya mampir deh kesana trus ikut2an kosntesnya Allhamdulillah kebagian hadiah2 dari pakde juga sedikit hadiah berupa uang. Btw pak walank saya gak pernah nitip link loh di WB atau group manapun 🙂

    Like

    1. Saya juga dapet hadiah dari blogcamp. Wah dapet uang ya?Kalo soal nitip link sih sangat halal dan bahkan disunahkan di WB Mbak. Saya cuma kagum sama cara Pakdhe nitipinnya. Ga biasa gitu hehe…

      Like

  2. blog baruku itu hadiah dari pak de,
    semuanya beliau persiapkan, mulai dari awal sampai dua tulisan pertama, buatin kuis pulak..
    saya tinggal melanjutkan,
    kiat2 yang beliau kasih untuk memajukan blog mantap lho, dan baru berumur dua bulan udah dapat PR
    terima kasih buat pak de

    Like

    1. Oh iya, saya lupa. Mbak Monda dapat hadiah blog juga dari Pakdhe ya, trus dikasih hadiah buku tremasuk bukunya Komaruddin Hidayat ya. Selamat dan terus ngeblog Mbak 😀

      Like

  3. Ya itulah uniknya Pak Dhe satu yang kita miliki dalam dunia maya. Saking selebnya menjadi suatu hal yang diperebutkan dan ditunggu. inovasi sederhana dalam menularkan sebuah kecerdasan dalam memacu dunia per bloggeran khususnya di kalangan komunitas blogger indonesia. memang sungguh menarik untuk diikuti dan ditunggu He….x9

    Semoga semua yang telah dirah, dapat menjadi suatu semangat dan motivasi dalam melahirkan karya-karya yang dapat memperindah inovasi warna dunia perblogkan Indonesia, untuk mengangkat citra budaya bangsa indonesia dngan segala kreativitasnya dalam berkarya.

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog

    Like

  4. Setuju bangeeet dengan 5 T tersebut, Mas. Saya merasakan terhibur setelah memba-baca postingan Pakde, juga tambah rezeki itu sudah saya tambahkan. Di samping dapat buku karena nebak kuis, dapat buku saat kopdar, juga sebenatr lagi sampe neh sebuah buku dari Pakde karena menjawab tantangan bikin postingan kemerdekaan, hehehe…

    Like

    1. Dapat buku saat kopdar? Wow, koprol ah! hehe…Pokoknya blogcamp bikin hidup jadi tambah berwarna ya Mas Azzet? 🙂

      Like

  5. Saya hampir setiap pagi menyapa pakde sepulang dr pasar. Pakde biasa posting di pagi hari. Dan plg dr pasar, sambil menikmati green tea buka blogcamp pakai bb. Rajinnya beliau memang bawa pengaruh positif.
    Kontes pertama yg saya ikuti adalah Jambore nya blogcamp dan Alhamdulillah dpt no 2. Itu sgt memacu semangat saya utk terus menulis.
    Waktu blogcamp mau ultah ke3, saya betul2 heran dgn kekompakan para blogger utk membuat kejutan serempak membuat postingan ucapan selamat pd hr H nya. Luar biasa pakde dimata para sahabat blogger.

    Like

    1. Wah wah ternyata eh ternyata…Mbak Niken setiap hari mampir ke blogcamp ya. Iya deh yang punya BB pamer di sini. Mentang-mentang saya ga punya–ihiks, ngelap iler 😦

      Pakdhe istimewa di mata sobat blogger karena aktif dan kreatif–juga produktif. Tul teu Mbak? Apa kabar Fanni? — jiaaahhh…xixixix

      Like

  6. hampir 4 tahun saya mengenal pakdhe dan diawal 2012 ini bersama para narablog Bandung berkesempatan kopdar dgn beliau di kota kembang. orangnya memang sudah berumur, pensiunan jendral namun tidak duduk diam berpangku tangan di rumah. dari biincang2 santai dengan beliau di bandung, kami tahu betapa enerjik dan “muda” sekali pemikiran dia.

    pakdhe memang pantas jadi seleblogger

    Like

    1. Saya belum pernah kopdar sama beliau Mas. Namun saya bisa menduga Pakdhe memang pribadi yang renyah dan humoris. Energik dan penuh semangat. Dan terutama kreatif. Berarti pantas ya minta tanda tangan Pakdhe? hehe 😀

      Like

  7. seorang dermawan jg…mimi yg ga prnh menang pun jg udah mencicipi buku2 dr pakdhe, makasi pakdhe !!!!!!!! hehe

    *udah ditakutin duluan, jd kesini tadi bawa samurai panjang 😛

    Like

    1. Iya Mi, doi juga suka menolong, rajin menabung serta patriot yang santun dan ksatria (dasadarma banget 🙂 ). Jangan bawa-bawa samurai dong Mi. Enakan bawa Tanto aja, bisa diselipin di pinggang hehe…

      Like

  8. seorang sahabat lain yg jadi juri di kontesnya zoothera itu saya… hahaha… lupa yah walank.. wkwkwk..
    si Anis udah nggak pernah ngeblog lagi dia semenjak punya anak.. hihihi.. padahal blog bisa jadi album buat ananda tercinta yah walank.. ntar sy kompori lagi aaahhh.. ahaha…

    btw, kok aku bales komen di blog pake nama belalang yak ahaha,, sorry.. 😀

    iyah, Pakde emang blogger senior yang inspiratif buat siapa sj.. 🙂

    Like

    1. oiya dan buku kiriman dirimu masih jadi koleksi anakku loh.. masih sering dibaca sampe sekarang.. makasih ya 😀

      oot, blog thegreenpensieve yg lama udah kututup dan kuset private, because “you know what” hehehe..
      jadi skrg aku buka baru lagi di blogspot, dan thegreenpensieve yg wordpress sering juga aku pake utk posting foto 😀

      ini blogku yg baru 😀
      kapan2 main yaa.. ^_^
      apa kabar si kecil?

      Like

      1. Alhamdulillah. Senang rasanya mendengar kabar ini. semoga Vania makin cerdas dan mandiri.
        Iya, iya, aku denger dari Anies soal penutupan blog Mbak Lyli. Sempat kaget juga waktu itu kok ga bisa buka pas coba bewe. Baru ngeh setelah Anies kasih tahu. Gapapa sih, asal woro2 aja kalau punya blog baru. Jadi biar tetep nyambung persabatannya.
        Insya Allah segera maen ke rumah baru Mbak. Alhamdulillah si sulung Rumi (mau 3,5 tahun) makin aktif dan menguji kesabaran. Si bungsu Bumi (mau 1 tahun) tak kalah aktif dan membuat suasana rumah lebih meriah.
        Bagaimana dengan Vania? Apa kabarnya?

        Like

    2. Iya inget kok maksudnya Mbak Lyli 🙂 Iya neh padahal aku kangen kabar beritanya. Dia yang dulu sering kompin aku buat ngeblog dan rajin BW. Lagi sibuk ma Arshi sekarang.
      Ya memang walank dan belalang satu orang kok, Bunda. So, santai aja hehe.
      Meminjam slogan iklan Kijang tahun 90-an, Pakde “memang tiada duanya” 🙂

      Like

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s