Darkness:

Tanggal 7 Juli 2016 Teteh Cheri Lucas Rowlands melemparkan tema darkness sebagai daily prompt hari itu. Menilik ke belakang, tema ini cocok dengan pengalaman saya bersama Bumi beberapa bulan silam.

Akhir Maret Bumi dan saya pulang kampung selama beberapa hari untuk turut mendoakan kakek saya atau buyutnya yang baru saja meninggal dunia. Meski berkeras ikut, Rumi terpaksa tinggal di Bogor karena masih harus sekolah TK. Secara otomatis bundanya pun tak ikut.

image
Gelap dan pekat aka pitch dark

Kami pulang dengan menumpang bus Pahala Kencana. Balik ke Bogor kami singgah dulu di Kudus untuk takziah di rumah seorang teman. Dalam perjalanan menuju Bogor dari Kudus, saat Bumi terlelap, saya sempatkan memotret objek di luar bus yang bergerak cepat. Gambar di ataslah yang terabadikan di dalam ponsel.

Sangat gelap pada titik yang tidak saya ketahui di mana. Dalam hidup, kegelapan seperti itu mungkin ibarat sebuah ujian berat bagi seseorang. Masalah pelik yang seolah tak berujung atau persoalan hidup yang sangat berat sehingga membuat kita hampir menyerah, barangkali bisa disimbolkan dengan kegelapan pekat seperti tampak dalam foto di atas.

Beberapa menit kemudian, mulai tampak deretan pepohonan dari hutan-hutan kecil diselingi perdu yang memagari areal persawahan. Dari pucuk-pucuk padi itulah cahaya keemasan mulai terlihat menyemburat tipis. Lalu tempat-tempat umum seperti SPBU, masjid, pasar, rumah warga dan pusat keramaian susul-menyusul menyergap mata.

Kegelapan sebelumnya pun sirna. Seolah tak pernah ada kegelapan sebelum cahaya itu. Pendar cahaya itulah solusi atau jalan keluar. Untuk beberapa saat, atau sekian waktu, kita mungkin diselimuti kabut gelap sehingga membuat remuk dan enggan melangkah. Tapi percayalah, kegelapan di dunia punya batas selama kita terus berusaha keras dan sepenuhnya menyerah (total submission) hanya kepada Tuhan yang menguasai segala realitas.

Darkness is finite whereas God is infinite. Darkness prevails only when we fail to completely submit ourselves to Him.

Advertisements

2 thoughts on “Darkness:

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s