Kiat Aktif di Era Kompetitif

Seorang teman pernah mengisahkan keputusannya menjadi bloger setelah gagal melamar bekerja di sebuah kantor. Tanpa ijazah sarjana, pekerjaan tertentu memang sulit didapatkan meskipun kecakapan tetap prioritas utama sebagai patokan dalam menjalan job desc sehari-hari. Mengetahui dirinya tak mungkin lagi memperoleh pekerjaan kantoran, ia akhirnya kembali ke kampung dan menekuni dunia tulis menulis.

Di zaman serbacepat dan serbacanggih saat ini, kompetisi bukan lagi berskala lokal atau nasional—tetapi menyentuh batas regional bahkan global. Perkembangan teknologi mengubah cara orang berkomunikasi dan cara meraup rezeki. Berbekal gadget di tangan, peluang pun terbuka lebar bagi siapa saja yang punya tekad dan semangat belajar.

aktif

Dengan dukungan jaringan Internet, nyaris pekerjaan apa pun bisa kita lakukan. Ada sebuah keluarga Internet marketer yang mengandalkan penghasilan dari Google Adsense setiap bulan. Ada pula seorang ibu yang bekerja untuk raksasa teknologi dunia hanya melalui koneksi Internet dengan gaji puluhan juta. Ceritanya bisa bertambah panjang jika menilik contoh-contoh nyata lainnya, termasuk teman bloger yang saya sebut di awal.

Kini ia mendulang uang dari dunia blogging dengan mengikuti aneka lomba berhadiah menggiurkan, juga dari content placement (CP) atau job review. Karena aktif dan mau belajar, ia sering menang dan meraup banyak pendapatan dari lomba atau CP. Hadiah berupa uang atau gadget sama-sama menguntungkan. Yang jelas kini dia tak lagi muram hanya karena gagal bekerja kantoran. Justru ia makin mantap jadi bloger meski tinggal di kampung tapi semangat menyala sebab tahu rahasianya.

Beberapa hal berikut paling tidak bisa membantu kita agar tetap aktif di era yang semakin kompetitif di saat peluang terbuka luas namun perlu kita sikapi dengan pendekatan yang produktif.

1. Terus Belajar

Langkah awal untuk bisa berkompetisi di tengah dunia yang semakin mengglobal adalah membekali dengan ilmu pengetahuan. Ilmu apa saja berguna, terutama ilmu yang berkaitan dengan dunia yang kita geluti. Keterampilan menulis wajib dikuasai oleh bloger atau siapa saja yang memilih jalur penulisan sebagai alat meraup rezeki. Jangan berhenti belajar agar tidak tertinggal oleh para pesaing.

Bagi yang memilih jalur sales atau penjualan barang, yang layak ditingkatkan adalah ilmu pemasaran dengan tentu saja memperbaiki kualitas barang atau jasa yang ditawarkan. Penguasaan ilmu praktis akan mengantar kita melewati medan yang kita pilih dengan lebih baik.

2. Siapkan Amunisi

Senjata utama seorang penulis adalah kata-kata, dan itu bisa dipertajam melalui latihan terus-menerus sebagai saya sebut di poin pertama. Amunisi berikutnya yang juga sangat penting adalah alat menulis, dalam hal ini bisa berupa komputer PC atau laptop atau bahkan tablet atau ponsel pintar. Bila terpaksa menulis di gawai, kita bisa melengkapi diri dengan keyboard wireless yang kini banyak dijual di pasaran agar lebih nyaman saat menuangkan ide.

Amunisi berikutnya yang tak bisa diabaikan adalah tersedianya koneksi Internet yang memadai. Ingat, persaingan saat ini bergerak sangat cepat dan pesat. Dunia betul-betul ada dalam genggaman kita. Agar gawai bisa optimal sebagai alat, maka pasokan pulsa atau paket data mesti mencukupi. Perkembangan jagat seluler telah memungkinkan kita mengkases Internet tanpa fixed line yang cenderung mahal dan tidak praktis.

Berbekal pulsa atau paket data di gawai, kita bisa berselancar di dunia maya dengan leluasa. Harga sangat terjangkau dan akses bisa bersaing seiring layanan operator yang jaringannya menjangkau area lebih luas. Bahkan tanpa beranjak dari rumah pun, kita bisa mengisi pulsa/paket data dengan mudah. Ada banyak pilihan yang bisa kita ambil. Saya membuktikannya dengan membeli pulsa di 123pulsa karena praktis tanpa harus mendaftar jadi anggota.

123pulsa

Begitu saya transfer sesuai nominal yang disyaratkan, pulsa atau paket data segera masuk dan siap digunakan. Tak hanya pulsa atau paket data loh, karena pulsa token listrik pun tersedia. Ini cocok sekali bagi kami yanag saat ini menggunakan rekening listrik prabayar. Lebih terkendali dan hemat. Setelah mengisi pulsa di 123pulsa, saya putuskan untuk mendaftar sebagai member karena bisa sekalian menjual produk mereka setelah menyetorkan deposit sesuai kemampuan. Asyik bukan?

3. Berjejaring

Sudah sewajarnya manusia bergaul dan menambah teman dalam kehidupan sosial. Pun dalam ranah bisnis, meskipun kita kerjakan secara digital, menjalin hubungan dengan orang lain sangatlah diperlukan. Networking atau berjejaring mutlak kita lakukan sebab dengan menambah jaringan pertemanan, ilmu kita bakal bertambah dan peluang pasar baru bisa terbuka.

Saat ini banyak komunitas yang bisa kita masuki sesuai dengan minat dan tujuan. Bergabunglah sebagai anggota agar dunia kita tumbuh secara positif. Kita mendaftar sebagai anggota tentu saja bukan hanya mencari manfaat secara sepihak, melainkan berupaya aktif agar bisa memberi kontribusi terhadap para anggota lain atau komunitas secara umum.

Dengan demikian, tak ada alasan bagi kita untuk pasif atau tertinggal di zaman serbacepat dan kompetitif ini. Terus belajar, didukung alat dan sarana memadai, plus menambah jaringan akan membantu kita aktif sambil produktif menambah pundi-pundi rezeki. Sudah siapkah BBC Mania?

Advertisements

17 thoughts on “Kiat Aktif di Era Kompetitif

  1. Dari menulis, bisa mendapatkan penghasilan. Jadi, kalau mau mendapatkan penghasilan tidak harus menjadi pegawai kantoran. Penulis, baik pemula maupun senior asal kegiatan menulis itu ditekuni, pasti akan menghasilkan materi.

    Like

  2. Salah satu kunci sukses, dalam hal apapun, ya terus belajar konsisten. Banyak yg awalnya menggebu, tapi seiring berjalannya waktu, karena berbagai alasan, akhirnya malah hiataus…hehe. Tks sharingnya mas

    Like

      1. I see. So, you’re quite honest about your opinion of other people. And at the same time, polite about it.
        Wah, tulisan dan obrolan Mas Rudi akhir-akhir ini membuat saya berpikir mengenai suasana blogging saat ini.
        In any case, keep blogging ya. Your writing intrigues me. #jempol!

        Like

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s