10 Merek Pensil Jepang dan Jerman yang Cocok Buat Corat-coret

Pensil grafit atau pensil kayu mungkin semakin tergusur pamornya di era serbadigital saat ini. Orang modern cenderung lebih banyak menggunakan gawai untuk mengakses informasi dan bahkan untuk mencatat hal-hal penting. Cukup pencet ringan atau mengusap layar, teks dan gambar bisa dihasilkan secara instan. Bisa langsung dilihat dan bahkan diwarnai secara digital.

Namun seiring perkembangan waktu, kecanggihan teknologi rupanya tak mampu menghapus sama sekali kebiasaan manusia untuk cenderung menggunakan keterampilan menulis atau menggambar secara manual. Mengguratkan tulisan atau gambar di atas kertas menggunakan alat tulis seperti pensil tetap menawarkan kenikmatan dan sensasi kegembiraan tersendiri.

Lihatlah betapa banyak coloring book atau buku-buku mewarnai untuk dewasa yang kini beredar di pasaran. Ini semacam bukti bahwa aktivitas fisik seperti mengguratkan pensil warna di atas kertas mengikuti pola tertentu masih dianggap penting, terutama sebagai terapi mental atau menjaga kewarasan yang cukup efektif lebih-lebih selama pandemi berlangsung.

Merek pensil di Indonesia dan Jepang

Berikut ini beberapa merek pensil grafit yang beredar di Indonesia yang bisa digunakan sebagai alat corat-coret, baik untuk menulis maupun menggambar. Dari sepuluh merek yang saya tuliskan, memang baru separuhnya yang pernah saya pakai atau coba. Namun daftar pensil ini bisa menjadi rujukan atau rekomendasi bagi siapa saja yang membutuhkan pensil untuk keperluan ujian komputer maupun menulis-menggambar.

Daftar berikut ini saya susun secara alfabetis, bukan berdasarkan kualitasnya saat dipakai. Jenis pensilnya pun beragam, mulai dari 2B untuk komputer hingga ukuran besar untuk menggambar atau mengarsir.

1 | Artline

Pensil Artline ini termasuk deretan pensil yang baru saya pakai dalam dua bulan terakhir. Tujuan saya membeli adalah untuk memudahkan pencatatan ide atau apa pun di dalam diary tanpa melibatkan smartphone sebelum saya saya pindah ke dalam blog. Begitu tahu Artline adalah brand dari Jepang, maka keinginan mencoba semakin menggebu.

Pensil Artline termasuk nyaman dipakai dan memuaskan. Selain pensil, Artline yang telah berkiprah selama nyaris satu abad ini sangat cocok untuk mendukung penuangan ide, pesan, dan seni tulis yang andal. Merek yang dibawahi Shachihata Co., Ltd. ini berkomitmen menghasilkan produk berkualitas tapi tetap ramah lingkungan. Hasil pemakaian pensil grafit Artline akan saya tulis dalam postingan terpisah.

2 | Deli

Deli adalah merek pensil dari Cina atau Tiongkok. Berada di bawah Deli Group, merek ini mulai memproduksi stationery pertama tahun 1988. Seiring waktu berjalan, bukan hanya pensil grafit yang diproduksi tetapi juga pensil warna, bolpoin, kertas fax, kalkulator, penggaris, dan office supplies lainnya.

3 | Faber Castell

Bukan rahasia lagi Faber-Castell merupakan salah satu merek terbesar dan tertua sebagai produsen pensil, pulpen, alat tulis, serta untuk kebutuhan lebih spesifik. Bermarkas di Stein, Jerman, Faber-Castell memiliki 14 pabrik yang didukung oleh 20 pusat penjualan di seluruh dunia. Produknya yang beragam dan berkualitas membuat Faber-Castell jadi idola dari masa ke masa.

4 | Joyko

Joyko mungkin dikira sebagai merek dari Taiwan atau Cina, padahal ini merek Indonesia yang dibawahi oleh PT. Atali Makmur. Perusahaan ini didirikan tahun 2000 dan hingga kini telah memasok produk-produk stationery bermutu di bawah dua merek terkenal yakni JOYKO dan JOY-ART. Produk mereka memang dibuat di Cina, Taiwan, dan Korea yang kemudian diimpor ke Indonesia. Dengan 1.000 pilihan produk di pasar Indonesia, tak heran jika kita bisa menentukan produk sesuai kebutuhan, termasuk pensil grafit atau mekanik untuk menulis.

5 | Lyra

Merek pensil lain yang bisa dipertimbangkan untuk menulis adalah Lyra, yang merupakan pensil produksi Jerman sejak 1806 oleh pembuat pensil Johann Froescheis. Semula ia memulai bisnisnya di kota Nuremberg dengan pengelolaan yang sederhana selama kurang lebih 40 tahun. Barulah ketika sang putra Georg Andreas Froescheis mengambil alih usaha pada tahun 1848, produksi pensil mulai dikerjakan secara massal.

Pensil Lyra, merek Jerman yang bisa jadi opsi menulis atau menggambar.

Namun saat terjadi Perang Dunia II, pabrik pembuatan pensil Lyra dan gedung tempat usahanya hancur lebur jadi abu akibat pengeboman di kota Nuremberg. Lalu tahun 1956 Lyra merayakan ulang tahun ke-150 yang ditandai dengan pengembangan jenis pensil dari pensil grafit menjadi berbagai ragam lain seperti pensil warna, pensil khusus, pensil clip khusus untuk teknisi dan seniman, crayon, hingga pensil kosmetik.

6 | Mitsubishi Uni

Selain kendaraan bermotor, Mitsubishi rupanya punya perusahaan lain yang mengkhususkan pembuatan alat tulis. Kantor pusat dan produksi berada di Jepang yang memberi jaminan kualitas pensil ini. Meski harganya terbilang relatif mahal, konon mutunya sangat mumpuni dan sangat enak buat menulis.

7 | Pelikan

Mungkin tak banyak yang tahu bahwa Pelikan adalah merek pensil asli Jerman yang telah berumur 180 tahun. Produk yang mereka buat pun beragam, mulai dari pensil grafit biasa, pensil warna, alat-alat kantor, hingga pulpen khusus desain atau fine writing seperti kaligrafi.

8 | Stabilo

Pensil Stabilo buatan Jerman, nyaman juga untuk menulis dan mencatat ingatan.

Merek ini mungkin sudah sangat akrab bagi publik Indonesia. Produk highlighting atau alat untuk memberi warna shading pada teks biasa kita sebut Stabilo bahkan untuk merek lain sekalipun. Ternyata pabrikan asal Jerman ini tidak hanya memproduksi highlighter, tetapi juga pensil untuk menulis, sketching, dan mewarnai. Pabriknya berada di Weißenburg (Jerman), Český Krumlov (Republik Ceko), dan Johor Bahru (Malaysia) yang produknya menyebar di 180 negara di seluruh dunia. 

9 | Staedtler

Staedtler boleh dibilang menjadi merek yang sangat populer di Indonesia karena sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Pensil 2B produksi Staedtler menjadi pilihan umum anak-anak sekolah atau mahasiswa di Tanah Air saat menghadapi ujian tulis berbasis komputer.

Merek Staedtler diambil dari nama pendirinya yaitu Johann Sebastian Staedtler yang membangun usahanya sejak tahun 1835 yang kini menjadi STAEDTLER Group. Tahun 1853 Staedtler memamerkan pensil buatannya asal Nuremberg dalam Pameran Industri Semua Negara di New York yang kemudian memicu lahirnya produk Staedtler lain dengan kualitas andal mula-mula tersebar di Perancis, Inggris, Italia, Rusia, Amerika dan Timur Tengah.

10 | Tombow

Mungkin belum banyak yang tahu bahwa Tombow adalah merek pensil bermutu dari Jepang. Disebut Tombow karena logo trademark yang dipakai adalah seekor capung yang dalam bahasa Jepang disebut Tonbō. Kata itu lalu diadaptasi dalam ejaan modern agar bisa lebih internasional.

Dalam kebudayaan Jepang, capung dianggap sebagai serangga yang bisa membawa keberuntungan dan melambangkan keberanian serta kesuksesan. Dalam tradisi Samurai, capung juga dianggap penting yakni para pemimpin pertempuran biasanya mengenakan helm berbentuk capung agar mudah dikenal di medan tempur.

Adalah Harunosuke Ogawa yang mendirikan Tombow sejak tahun 1913. Kini Tombow Pencil telah menjadi salah satu perusahaan keluarga asal Jepang yang berkaliber dunia dalam menghasilkan peralatan menulis yang bermutu. Ogawa yang kala itu berusia 28 memperdalam empat perangkat menulis yang paling penting yaitu tinta, kuas, batu tinta, dan kertas saat dia menjadi pedagang grosiran di Nihonbashi, Tokyo. Dia awalnya menjual kombinasi alat tulis tradisional Jepang dan pensil produksi Barat hingga dia menjadi pedagang yang berpengalaman.

Itulah 10 merek pensil baik berasal dari Indonesia, Cina, Jepang, maupun Jerman yang bisa kita beli di Tanah Air secara offline maupun online. Adakah yang masih suka menulis atau mencatat sesuatu di atas kertas menggunakan pensil grafit seperti saya?

Merek apa pun yang paling sering dipakai, tentu ada alasan tertentu, salah satunya sebab pensil grafit atau pensil warna bisa membuat gambar atau tulisan semakin hidup. Leboh murup, kata orang Jawa. Jadi murupo, BBC-Mania! Nyalakan semangat dan jangan pernah menyerah!

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s