3 Merk Mesin Fotocopy Terbaik di Indonesia

Dunia penerbitan yang saya geluti sering disamakan dengan dunia percetakan. Walaupun penerbitan buku juga melibatkan proses cetak, namun kedua ranah ini jelas berbeda. Tak heran jika suatu hari ada seorang kerabat mengusulkan agar saya membuka jasa fotokopi ketika kami pindah ke kota kecil yang sekarang kami huni. Usulnya memang logis sebab penerbitan di daerah belum semenggairahkan di kota besar.

Sudah bukan rahasia lagi bahwa membuka usaha photocopy di kawasan perkantoran dan sekolah merupakan bisnis yang cukup menjanjikan. Nah, bagi Anda yang berencana ingin membuka usaha ini, sebaiknya pertimbangkan beberapa hal, terutama pada pemilihan mesin photocopy yang berkualitas tinggi. Hal ini sangat penting dilakukan sebab akan menentukan keberlangsungan usaha tersebut.

FUJI-XEROX-DocuCentre-S2520-CPS-SKU00116194-2016111163239

Jika BBC Mania salah memilih mesin photocopy, itu bisa berakibat fatal. Usaha di bidang jasa photocopy Anda bisa cepat gulung tikar. Merek mesin photocopy yang lazim digunakan untuk usaha antara lain Canon, Xerox, dan Ricoh. Namun, Anda juga punya opsi merek pada kelas menengah seperti Konika Minolta, Kyocera, Toshiba, dan Sharp. Sedangkan level terbawah ada mesin photocopy antara lain Panasonic dan lainnya.

Untuk merintis usaha photocopy, sebaiknya Anda pilih 3 merk mesin photocopy pada level teratas. Ketiganya memiliki keunggulan masing-masing. Sebagai rekomendasi dan pertimbangan, artikel ini akan membantu BBC Mania mengenal karakteristik dan tipe masing-masing mesin photocopy tersebut. Nah, langsung simak deh ulasannya berikut ini.

1. Mesin Photocopy Canon

Merek ini paling banyak digunakan dalam usaha photocopy di Indonesia. Tak heran jika penjualannya sangat laris terutama untuk mesin photocopy Canon berlabel IR atau Image Runner. Sebenarnya tipe Canon sebelumnya yaitu NR masih tersedia, tapi mulai jarang digunakan karena fitur-fiturnya sudah jauh ketinggalan dibanding tipe IR. Mesin IR memiliki fitur yang lebih lengkap sebab fungsinya tidak lagi sekadar untuk melakukan photocopy. IR juga bisa digunakan untuk print data dari komputer dan scan.

Kelebihan lain tipe IR adalah lebih irit daya sebab lampu explure-nya sekali jalan meskipun digunakan untuk melakukan penggandaan lebih dari satu kali. Itulah alasan mengapa mesin photocopy Canon IR lebih diminati oleh pebisnis di Indonesia. Nah, mesin IR juga memiliki tipe berbeda-beda. Berikut ini merupakan tipe yang paling populer di Indonesia:

  • IR 5000

Pada urutan pertama ada IR 5000 yang kehadirannya sangat menarik hati para pebisnis photocopy karena penggunaannya simpel dan meringankan pekerjaan. Fitur Collate dalam IR 5000 berfungsi untuk menata hasil photocopy dalam jumlah yang banyak. Fitur lainnya yaitu scan dan koneksi komputer. Data dari komputer dapat langsung dicetak melalui IR 5000. Fitur pelengkapnya adalah adanya mail box yang bisa menyimpan data.

  • IR 6000

Fitur dan spesifikasi pada IR 5000 dan 6000 tidak jauh berbeda. Kedua mesin tersebut sama-sama bandel dan bisa diandalkan. Perbedaan mendasar antara kedua tipe mesin photocopy Canon tersebut hanyalah pada kecepatannya saja. IR 6000 sedikit lebih cepat dibandingkan IR 5000. Namun secara garis besar kedua mesin dari Canon ini jarang mengalami kerusakan dan error.

  • IR 6570

Canon IR 6570 sudah dibekali dengan layar LCD berwarna, berbeda dengan IR 5000 dan 6000 yang masih menggunakan layar monokrom. Kecepatannya pun dapat diandalkan. Meskipun fiturnya lebih lengkap tetapi warm up atau pemanasannya lebih cepat. Performanya juga kurang kuat jika dibanding IR 5000. Selain itu, mesin ini sering mengalami error E 100 dan jika Anda telat mengisi toner maka toner mesinnya tidak jarang sulit untuk turun.

  • IR 105

Mesin ini sangat cocok digunakan pada usaha photocopy yang sudah ramai karena kecepatannya sangat fantastis. Letak layar LCD nya ada di bagian atas mesin, tidak seperti lazimnya mesin photocopy. Spesifikasinya hampir sama dengan tipe sebelumnya.

2. Mesin Fotocopy Xerox

Fuji Xerox adalah gabungan antara perusahaan Jepang dan Amerika yang memproduksi mesin photocopy dan mesin cetak printer. Mesin photocopy Xerox sesuai untuk digunakan dalam usaha ataupun kantor guna menunjang pekerjaan. Sebab kualitasnya sangat baik dan dibanderol dengan harga yang terjangkau. Xerox telah menghadirkan mesin photocopy dengan tipe yang sangat beragam, mulai dari ukuran mini hingga yang besar. Untuk digunakan pada usaha photocopy, tentu ukuran yang besar lebih cocok untuk dipilih. Untuk mengetahui tipe serta spesifikasi mesin photocopy Xerox terbaru, silakan Anda simak ulasan berikut ini:

  • Fuji Xerox DocuCentre SC2020

Mesin photocopy yang satu ini dapat digunakan untuk photocopy warna serta print copy warna dari dokumen dalam komputer. Selain itu, mesin ini bisa berfungsi sebagai scan warna. Kertas yang bisa digunakan maksimal A3. Kecepatannya juga dapat diandalkan yaitu 20 ppm. Mesin ini dilengkapi juga dengan DADF dan DUPLEX, 1 Tray, dan mobile printing.

  • Fuji Xerox DocuCentre S1810 LCPS

Mudah dioperasikan adalah kata yang tepat untuk menggambarkan mesin photocopy dari Xerox ini. Print, Copy, dan Scan bisa difungsikan oleh DocuCentre S1810 LCPS. Kecepatannya 18 ppm dan dilengkapi dengan Toner Saver Mode sehingga Anda bisa lebih hemat dalam penggunaan toner.

  • Fuji Xerox DocuCentre S2010 LCPS

Tidak jauh beda dengan Fuji Xerox DocuCentre S1810 LCPS, tipe mesin fotocopy ini juga memiliki spesifikasi yang sama. Hanya saja dalam hal kecepatan, mesin ini lebih unggul yaitu 20 ppm.

  • Fuji Xerox DocuCentre S2220 CPS

Setipe lebih tinggi dibanding Xerox sebelumnya, mesin ini memiliki kecepatan hingga 22 ppm. Mesin photocopy multifungsi ini juga bisa digunakan untuk melakukan print dokumen yang dihubungkan langsung dengan komputer dan scan berwarna.

  • Fuji Xerox DocuCentre S2420 LCPS

Pada spesifikasi mesin sekelasnya, kecepatan dalam menggandakan dari Xerox DocuCentre S2420 LCPS adalah yang paling unggul. Speed 24 ppm sangat bisa diandalkan pada usaha photocopy yang sudah laris.

3. Mesin Fotocopy Ricoh

Pada usaha photocopy skala kecil hingga menengah, produk Ricoh banyak digunakan karena harganya yang terjangkau dan spesifikasinya lengkap. Nah, salah satu tipe Ricoh yang paling banyak digunakan adalah MP 1800 L2. Produk ini merupakan tipe terbaru dari Ricoh yang dapat menjawab kebutuhan usaha maupun kantor dengan copy volume sekitar 1.800 lembar dalam setiap bulan. Dilengkapi dengan 1 paper tray dan pattern cover, mesin ini memiliki desain yang sederhana.

Mesin Fotocopy Ricoh MP 1800 L2 cocok untuk pengguna sejumlah 5 hingga 10 orang. Toner dalam mesin ini memiliki kapasitas copy normal 7000 lembar dan dapat diganti dengan mudah. Copy speed dan print speed dari mesin ini cukup besar yaitu 18 ppm.

Itulah 3 merk paling laris dan populer dari mesin photocopy untuk usaha di Indonesia. Untuk memulai bisnis photocopy hal yang perlu diperhatikan selain pemilihan merek mesin photocopy yang bagus adalah perlunya mempertimbangkan beberapa hal. Di antaranya ketersediaan komponen spare part elektronik pada mesin. Pilihlah mesin photocopy yang juga memproduksi suku cadang yang mudah ditemukan.

Jika Anda baru memulai bisnis ini, sebaiknya belilah mesin photocopy bekas ex-USA karena pengguna lamanya telah meremajakan kondisi mesin sehingga kualitas masih bagus sebab mereka ketat dalam sistem susut buku dalam penghitungan akuntansinya. Berbeda dengan produk rekondisi ex-impor atau lokal yang biasanya sudah rusak dan tidak layak pakai.

Dari ketiga merek di atas, yang paling banyak digunakan dalam usaha photocopy adalah merek Canon. Selain karena harganya terjangkau, lebih bandel, dan dapat diandalkan, suku cadangnya lebih mudah ditemukan. Jadi, merek yang paling recommended adalah Canon. Bila serius akan menggeluti bisnis fotokopi ini, BBC Mania harus pintar-pintar mencari tahu kelebihan dan kelemahan produk agar usaha photocopy Anda bisa berjalan dengan baik.

Siap mendulang rezeki?

 

Advertisements

5 thoughts on “3 Merk Mesin Fotocopy Terbaik di Indonesia

  1. Beberapa tahun lalu sempat terpikir membuka usaha fotokopi, Mas. Tentu dilengkapi jual stationery gitu supaya lebih banyak pintu rejekinya. Soalnya rumah yang sekarang ditinggali berada persis di tepi jalan, tak jauh dari SD, serta ramai dilewati anak-anak sekolah yang gedungnya juga tidak terlalu jauh. Pendek kata, sebenarnya ada potensi. Cuma begitu tahu harga mesin fotokopi, langsung mundur teratur deh. Beda dengan di banyak kota besar, di mana pengusaha fotokopi bisa meminjam mesin dibayar harian atau mingguan, di sini ya mau tidak mau harus beli sendiri mesinnya.

    Like

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s