2018 in Review: Tahun Kopdar, Tahun Belajar

Sebagaimana kebiasaan tahun-tahun sebelumnya, menulis kilas balik seputar kegiatan blogging setahun lalu selalu menarik. Bukan hanya kabar kemenangan lomba ini dan itu yang asyik dinikmati, melainkan beragamnya cerita yang lahir dari serangkaian kopi darat bersama bloger lain yang sudah jarang saya alami. Saya tak terlalu tergiur menyoroti statistik sebab 135 blog post jelas terbilang masih … More 2018 in Review: Tahun Kopdar, Tahun Belajar

Ogah Pulang Dari Semarang

“Dek, kita sampai!” ujar Rumi setengah berteriak dengan mata berbinar kepada adiknya begitu kereta yang kami tumpangi memasuki Stasiun Poncol. Ketika turun menuju peron, segera terdengar di pengeras suara sambutan khas dalam bahasa Jawa yang dahulu tidak kutemui sewaktu masih tinggal di Semarang. Kedua bocah tak memedulikan hiruk pikuk penumpang yang bergerak rapat menuju pintu … More Ogah Pulang Dari Semarang

Rindu Menggantung di Petung, Hati Tertawan di Pekalongan (Bagian 3)

“BAGUS BANGET ya?” ujar Mas Zain saat kami melintasi sebuah masjid megah di pinggir jalan. “Iya dong, Mas!” jawabku cepat seolah tadi dia tanya, “Topimu bagus juga ya Rud!” Mas Harviyan tetap anteng menyetir sambil mengamini kemegahan Masjid Al-Fairus. Bukan isapan jempol belaka, masjid seluas satu hektar ini memang memesona, sebab kami pernah Subuhan di … More Rindu Menggantung di Petung, Hati Tertawan di Pekalongan (Bagian 3)

Rindu Menggantung di Petung, Hati Tertawan di Pekalongan (Bagian 1)

AKU TERGERAGAP. SEDIKIT panik lantaran alarm di ponsel tak kunjung berbunyi. Sejak awal perjalanan aku sudah menyetel jam dalam telepon genggam agar membangunkanku pukul 02.30 atau setengah jam lebih dari jadwal kedatangan kereta yang kutumpangi. Karena tak bisa benar-benar tidur sepanjang perjalanan, kepalaku sedikit pusing namun kantuk sudah tak mendera. Kulihat sekeliling, segenap penumpang masih … More Rindu Menggantung di Petung, Hati Tertawan di Pekalongan (Bagian 1)