Manfaat Ikut Kegiatan Sosial

Memang ada manfaat ikut kegiatan sosial? Mungkin begitu pertanyaan yang muncul di benak sebagian orang. Faktanya berkegiatan sosial, di mana pun tempatnya, selalu menawarkan manfaat yang tak bisa dipandang sebelah mata. Setidaknya itulah yang saya rasakan sendiri. Enggak percaya?

1 | Asah Keterampilan berkomunikasi

Yang langsung terasa saat bergelut sebagai relawan dalam komunitas sosial atau kegiatan amal adalah meningkatnya kemampuan berkomunikasi. Betapa tidak, setiap ada kegiatan kita mesti berkomunikasi dengan relawan lain untuk memuluskan terselenggaranya suatu kegiatan atau gerakan. Koordinasi jadi lancar dengan komunikasi yang benar.

Komunikasi yang intens lama-lama akan membangun communication skill secara lebih baik dan menjadi lebih mahir. Apalagi dalam organisasi sosial setiap orang punya kesempatan untuk berperan, jadi bergilir memegang sebuah amanah.

2 | Bangun kepercayaan diri

Ragu dan meragukan kemampuan diri sendiri? Itu wajar, tapi jangan biarkan perasaan itu bertahan lama. Coba deh ikut kegiatan sosial untuk mendongkrak kepercayaan diri. Bagaimana mungkin aktivitas dalam gerakan sosial dapat membangkitkan rasa percaya diri? Sederhana: ketika turut menuntaskan sebuah proyek, kita merasa punya andil yang berarti.

Tak peduli apa kata orang, yang jelas kita sudah memberikan kontribusi sesuai kemampuan. Menjadi perantara kebahagiaan orang lain menimbulkan kegembiraan yang sangat langka. Istimewa banget sensasinya sehingga kita mainmakin percaya diri. Tumbuhlah self-worth atau nilai diri yang berdampak positif pada meningkatknya self confidence. Rasa PD itu akan memengaruhi lini hidup kita yang lain. 

3 | Tambah keterampilan 

Bergabung dalam komunitas sosial memungkinkan kita betambah keterampilan baru, misalnya manajemen organisasi atau cara menggalang dana. Ikut kegiatan sosial juga memberi kita peluang untuk mengasah kemampuan yang sudah ada. Misalnya kita bisa menulis lalu mendedikasikan keterampilan itu untuk terus mengabarkan spirit berbagi lewat tulisan. Seiring waktu kosakata akan meningkat dan gaya menulis akan membaik berkat praktik secara rutin. Asyik kan? 

4 | Perluas jaringan 

Tanpa kita sadari dengan aktif dalam kegiatan sosial maka jaringan akan bertambah luas. Kita sadar bahwa networking bisa membantu kita berkembang, baik secara personal, kompetensi profesional, maupun kemajuan finansial. Kita mengenal lebih banyak orang dengan beragam karakter dan latar belakang yang dapat memperkaya hidup kita, pergaulan kita luas, dan semakin membahagiakan.

5 | Membuka peluang 

Bertambahnya jaringan bisa berarti terbukanya peluang rezeki. Relawan dalam komunitas bisa jadi menggeluti suatu bidang usaha yang membutuhkan skill kita. Atau bisa pula relawan lain punya kerabat yang usahanya bisa dibantu oleh kompetensi kita. Saya teringat pada kisah saya sendiri yang mendapat order pembuatan video dari salah seorang relawan NBC. Tanpa aktif di komunitas nasi bungkus Lamongan sebagai videografer; mana mungkin teman itu tahu saya bisa mmbuat video walaupun bersifat amatir. Proyek penggarapan video promosi untuk usaha cleaning service dan pengadaan barang yang ia kelola menyumbangkan sedikit rezeki bagi saya. Nah, berkegiatan sosial lewat komunitas bisa menjadi pintu ‘keberkahan’ semacam itu.

6 | Lebih bersyukur 

Melibatkan diri dalam aneka kegiatan sosial akan memberi kita pemandangan terhadap kehidupan orang-orang yang kebetulan kurang beruntung. Pengalaman ini akan memunculkan perasaan semakin mensyukuri keadaan kita sendiri. Tak ada alasan untuk mengeluh sebab Tuhan telah memberi kita nikmat tanpa batas. Complain less, thank more, itulah sikap yang lama-lama akan terbangun: lebih banyak bersyukur tanpa menyalahkan keadaan. Semangat berbagi pun akan tumbuh semakin kuat.

7 | Pengalaman langka 

Ikut kegiatan sosial adalah pengalaman berharga yang tidak bisa dinilai dengan uang. Sungguh jadi pengalaman langka sebab tak butuh modal berupa uang untuk bisa aktif. Sebaliknya, butuh niat dan tekad kuat untuk bisa konsisten dalam kegiatan filantropis kepada sesama. Tenaga dan keterampilan pun bisa disumbangkan jika tak ada uang. 

Uniknya, kini tak sedikit perusahaan yang mempertimbangkan pengalaman menjadi relawan (volunteering) sebagai salah satu kriteria penting dalam rekrutmen karyawan karena mereka dianggap punya pengalaman berorganisasi dan manajemen proyek.

8 | Sehat dan bahagia 

Ada rasa bahagia yang unik saat kita mengikuti kegiatan sosial, sesederhana apa pun proyeknya dan sekecil apa pun peran yang kita ambil. Sebagai contoh, menitipkan beberapa bungkus nasi di etalase depan Masjid Agung kota kami pun bisa membuat pikiran benderang dan hati tenang. Juli kemarin saya ikut menyiapkan daging kurban untuk kaum duafa di RPH Lamongan bersama Nasi Bungkus Community (NBC) dan berhasil membagikan 300-an paket daging dalam besek bambu.

Itulah manafaat ikut kegiatan sosial. Selain bahagia scara personal, rupanya kita bisa berkembang secara profesional. Jaringan bertambah dan kompetensi meningkat. Kemampuan berkomunikasi naik dan peluang berdatangan. Yakin tak mau ikut kegiatan sosial atau gerakan amal yang nyata-nyata sangat bermanfaat?

1 Comment

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s