Kepo Kipo dan Kopi

Perjalanan ke Bumi Reyog akhirnya kesampaian juga. Walaupun gagal menyaksikan pertunjukan reog dalam rangkaian Festival Reog Nasional, dua malam berada di Ponorogo nyatanya meninggalkan kesan mendalam. Kunjungan pertama ini mengesankan juga karena Ponorogo merupakan kota terjauh saat saya mengikuti Kelas Inspirasi (KI).

Dibanding relawan lain yang turut hadir di Ponorogo, saya boleh dibilang masih hijau. Baru dua kali meramaikan hajatan KI, yakni pertama di KIL6 alias KI Lamongan ke-6 bulan Februari lalu dan KIPO7 atau KI Ponorogo ke-7 Agustus kemarin. Namun seperti yang sering disebutkan para relawan lain (baik pengajar maupun dokumentator), ikut KI memang bikin ketagihan.

Sebagaimana pernah saya unggah di akun Instagram, KI bukanlah soal profesi mana yang lebih bergengsi. Kelas Inspirasi adalah soal kepedulian dan keikhlasan untuk meluangkan waktu sehari guna membagikan inspirasi bagi adik-adik siswa sekolah dasar tentang aneka ragam pekerjaan yang bisa mereka geluti saat dewasa nanti.

Jujur saja profesi editor buku terbilang langka atau tak lazim. Awalnya sempat tebersit keengganan untuk ikut KI lantaran merasa profesi yang saya tekuni tak akan menarik minat anak-anak yang kami datangi. Namun setelah ikut KI, saya jadi tersadar bahwa harus lebih banyak pelaku profesi yang terjun untuk mendekatkan dunia mereka kepada anak-anak di kelas.

Sekarang BBC Mania enggak kepo lagi kan apa itu KIPO? Berdasarkan pengalaman ikut KIL dan KIPO, profesi atau pekerjaan masa depan yang terbayang oleh anak-anak masih cenderung mainstream sebab itulah yang sering mereka lihat atau alami dalam interaksi sehari-hari. Polisi dan dokter kerap mendominasi jawaban soal cita-cita. Disusul profesi lain seperti pilot dan pengusaha.

Oleh sebab itulah BBC Mania perlu ikut andil masuk ke kelas dalam Kelas Inspirasi agar mimpi mereka beragam dan bisa dicapai dengan penuh semangat. Jangan pernah meremehkan pekerjaan Anda karena satu semangat saja bisa menyalakan sumbu cita-cita anak-anak SD di mana pun mereka berada. Ada kawan yang bekerja di bagian QC pabrik kabel, kontraktor, dan bahkan content creator pun ikut dalam KI.

Kebun pohon kayu putih

Ikut KIPO sungguh menyenangkan sebab bertemu sahabat baru dan terutama berkesempatan menyuntikkan semangat buat anak-anak di SDN 1 Bedoho Kecamatan Sooko yang lokasinya cukup jauh dari Ponorogo kota. Perjalanan 1 jam dari rumah fasilitator rasanya terbayar dengan kepuasan saat melewati hamparan kebun pohon kayu putih dan jati yang meranggas di sisi jalanan yang naik turun dan berkelok.

Meskipun belum berhasil melampiaskan rasa kepo terhadap kopi khas Ponorogo yakni dari Kecamatan Ngebel (yang telaganya cukup tersohor sebagai destinasi wisata), saya sudah sangat puas mendapat teman-teman baru yang turut mengajar: Kak Amin (perawat – Tuban), Kak Jazilah (kontraktor – Surabaya), Kak Dika (bankir – Ponorogo), dan Kak Toni (polisi dari polsek setempat); juga kakak-kakak dokumentator: Kak Retno (videographer – Ponorogo), Kak Minda (fotografer – Kediri), Kak Mukhlis (fotografer – Madiun), dan Kak Adam (fotografer – Kediri).

Selain karunia Allah, kesuksesan acara di SDN 1 Bedoho dapat terlaksana berkat kerja keras kakak-kakak fasilitator yang ramah dan gesit (terutama saat ada makanan, wkwkwk…). Terima kasih buat Kak Laila (Ponorogo), Kak Nurul (Magetan), Kak Anis (Ponorogo), Kak Ratna (Ponorogo), Kak Rully (Madiun), dan tentu saja prince of rombel Kak Irfan Veka yang sudah berkenan menampungku selama dua malam dan membekali oleh-oleh pas pulang. jangan kapok di-bully ya hehe.

Cukuplah ini buat pengantar seputar kunjungan singkat ke Bumi Reyog. Detail cerita KIPO7 insyaallah akan saya unggah pada blogpost berikutnya. Salah satunya kenikmatan Dawet Jabung khas Ponorogo yang legendaris? Juga sate ayam H. Tukri yang sudah kondang.

Adakah BBC Mania yang pernah dan tertarik ikutan KI? Share yuk di kolom komentar.

9 thoughts on “Kepo Kipo dan Kopi

  1. Kelas Inspirasi ini salah satu kegiatan yang sudah lama banget menarik minat saya, tapi.. apa daya tangan tak sampai –“. Terlalu banyak penyebab yang seakan menjadi penghalang. Jadi.. Cukuplah baca cerita teman-teman pejuang KI di seluruh pelosok negeri yang selalu menginspirasi 🙂

    Like

    1. Ayo, Mbak. Turun ke kelas SD biar mereka tahu profesi Mbak sebagai content creator atau bekerja di pengembang perumahan. Saya doakan bisa berkesempatan ya, dijamin happy hehe. Bikin ketagihan 😀

      Like

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s