Pertemuan Selepas Jumatan: Pak Guru Sedang Terburu

“Pokoknya aku mau pindah. Sabtu nanti sudah di sekolah baru.” Sambil sesenggukan Rumi mengutarakan keinginannya pindah sekolah lantaran mengaku terkena perundungan. Cukup sulit kami memahami kronologi ceritanya, sesulit memvalidasi soal dugaan perundungan tersebut. Kamis malam itu ia terus meminta pindah, sedangkan esok Jumat adalah tanggal merah, dan Sabtu ingin pindah ke sekolah lain tak jauh … More Pertemuan Selepas Jumatan: Pak Guru Sedang Terburu

Belajar untuk Menangis, Menangis untuk Belajar

Menangis jelas bukan monopoli wanita saja. Pun sama sekali bukan menunjukkan kelemahan seseorang, baik pria maupun wanita. Menangis adalah ekspesi natural yang menjadi bagian penting emosi manusia. Dalam beberapa kasus, meneteskan air mata justru bagus sebagai terapi demi melepaskan beban nonmateriil saat tak ada hal lain bisa dilakukan selain menangis dan berdoa. Ketika tangisan reda … More Belajar untuk Menangis, Menangis untuk Belajar

Sebuah Percakapan dan Sekuntum Rembulan

/I/ Di bawah matahari yang berdebu Rindu hanya tinggal nama Menyisakan kejayaan ditelan ombak sejarah Di sepanjang garis pantai yang bisu Diam-diam tsunami kita rancang bersama O, Indonesia yang beku! Dalam buku-buku waktu, pada daun-daun masa lalu Orang-orang mengenal senyuman kita Dari Sabang hingga Merauke harum kesantunan menetes dari setiap langkah Wahai Nusantara yang mulia! … More Sebuah Percakapan dan Sekuntum Rembulan

Mengabdi Lewat Saung Literasi

Berit Renser, bule asal Estonia yang jatuh cinta pada Indonesia, pernah menulis buku yang salah satunya mengisahkan ‘kekagumannya’ terhadap sebuah perilaku orang Indonesia yang juga hendak saya soroti. Apalagi kalau bukan soal ketertiban lalu lintas. Mengejutkan mungkin kata yang lebih tepat saya sematkan ketika banyak pengendara motor, baik pria maupun wanita—remaja hingga dewasa—memacu kendaraan roda … More Mengabdi Lewat Saung Literasi

Toleransi Demi Membangun Negeri

Wanita tua itu terduduk kuyu di atas ranjang rumah sakit saat aku memasuki ruangan yang dihuni dua orang pasien. Beberapa menit sebelumnya seorang pengunjung tampak berpamitan setelah menjenguknya. Wajahnya sedikit terkaget saat menangkap kehadiranku. Namun rona keceriaan segera tampak begitu aku mendekat dan mata tuanya mengenaliku. “Bu,” sapa saya sambil tersenyum. “Eh, Rudi. Kau rupanya!” … More Toleransi Demi Membangun Negeri

Belajar dari Dewa Mabuk

Pernahkah kita belajar sesuatu dari orang yang tidak kita sukai lalu memetik hikmahnya? Walau definisi frasa ‘tidak suka’ tidak mudah dibuat dengan rapi, secara pribadi tentu saya pernah menyerap pelajaran dari orang lain. Sebagaimana saya singgung dalam tulisan dua pekan lalu, penguasaan semantik atau seluk-beluk makna kata ternyata sangat menentukan dan bahkan membentuk kehidupan kita. … More Belajar dari Dewa Mabuk

15 Permainan Masa Kecil yang Penuh Kenangan (Bagian I)

Permainan masa kecil dahulu betul-betul mengesankan dan meninggalkan kenangan mendalam. Sungguh gembira tak terkira ketika ISB menantang bloger untuk menuturkan jenis-jenis permainan yang pernah kami tekuni sewaktu kanak-kanak. Butuh waktu cukup lama untuk mengingat dan mengulik memori tentang nama dan aturan bermain permainan tersebut. Dengan mengingat saja sudah begitu menyenangkan, apalagi proses menuliskannya tentu sangat … More 15 Permainan Masa Kecil yang Penuh Kenangan (Bagian I)

Kenali Etika Dunia Maya, Hati-hati dalam Berinteraksi

Entah sudah berapa kasus pencemaran nama baik yang akhirnya berujung di meja hijau hingga melibatkan polisi dan pengacara. Biasanya menimpa kalangan selebritas dan diwarnai dengan aksi saling sindir dan serang melalui medsos maupun tayangan televisi. Mungkin sebab dikuasai emosi sehingga masing-masing pihak seolah tak mampu menahan diri dan tergoda menanggapi setiap komentar dan malah memperparah … More Kenali Etika Dunia Maya, Hati-hati dalam Berinteraksi

Menghargai Hak-hak Binatang

Suara berdebam terdengar suatu sore. Seorang tetangga baru saja menendang seonggok ember bekas yang segera terpelanting ke dalam tambak tak jauh dari rumahnya. kemarahannya memuncak setelah burung yang ia pelihara dicuri orang malam sebelumnya saat rumah sedang kosong. burung kesayangan anaknya itu digantung di teras beserta beberapa ekor burung lain di dalam sangkar. Pada malam … More Menghargai Hak-hak Binatang