Ngeblog Aktif demi Kontribusi Positif

Dalam sepuluh tahun terakhir bloger mendapat posisi istimewa di jagat maya yang semakin maju. Betapa tidak, gairah bisnis memang menggeliat hebat di ranah digital berkat kecanggihan teknologi informasi yang semakin pesat. Para pemilik bisnis, baik skala nasional maupun global, gencar mengalokasikan anggaran khusus untuk pemasaran lewat Internet. Entah beriklan di media-media terkemuka atau melalui campaign produk/jasa dengan bantuan endorser, persaingan e-commerce memang sangat sengit dan pada ruang inilah bloger bisa diberdayakan.

Bukan hanya artis ternama loh yang disasar jadi endorser, tapi bloger pun kebagian kue. Bloger, iya, bloger. Saya sengaja menggunakan ejaan Indonesia sebab bloger sudah diserap dalam KBBI terbaru. Dengan demikian saya tak perlu repot-repot menulisnya dalam huruf miring seandainya saya menggunakan blogger. Ejaan mana pun yang kita pakai, bloger kini menjadi pilihan menarik untuk mendulang keuntungan tanpa harus bekerja 8 jam sehari layaknya pekerjaan konvensional. Bukan hanya endorsement yang menggiurkan, namun lomba-lomba bergengsi hampir tiap bulan dihelat dengan hadiah mentereng mulai dari uang puluhan juta hingga mobil baru.

ngeblog aktif

6 kriteria bloger

Ketika pengumuman hasil sebuah lomba dirilis—apalagi yang hadiahnya wow—tak jarang para pemenang kemudian dielu-elukan sebagai mastah alias master. Sebutan bloger keren dan semisalnya pun berhamburan. Namun sayang kekerenan itu kadang semata-mata diasosiasikan dengan kemenangan pada lomba yang berulang. Saya tak menampik bahwa bloger yang menjuarai kontes memang hebat, namun jelas ada kriteria lain tentang bloger sejati sebagaimana yang tercantum dalam huruf B-L-O-G-E-R.

huruf di balik bloger

The power of blogging

B – ermanfaat

Setiap konten yang dihasilkan hendaknya didasari semangat untuk berbagi manfaat bagi pembaca atau warganet pada umumnya. Jangan salah kira bahwa sebuah posting tentang pengalaman sederhana ternyata sangat bermanfaat bagi pembaca blog. Manfaat lain misalnya pembaca dapat belajar cara menuangkan gagasan seperti gaya artikel kita. Atau bisa pula berupa ulasan jujur setelah mengonsumsi produk atau menikmati jasa tertentu. Berbagi manfaat lewat tulisan. Seperti pernah saya tulis: the beauty of blogging lies in the power of sharing.

L – oyal

Loyalitas atau kesetiaan menjadi modal penting bagi seorang bloger. Yakni setia pada konsistensi mengisi blog, berkunjung balik atau blogwalking, juga berpegang teguh pada nilai-nilai kebaikan sebagai dasar setiap tulisan. Mendukung kemajuan bloger lain juga wujud kesetiaan seorang blog. Bloger juga mesti setia pada cita-cita untuk memajukan bangsa.

O – risinal

BBC Mania tentu masih ingat tentang seorang penulis muda yang dihujat akibat plagiarisme puluhan cerpen yang telah dimuat di media massa beberapa waktu lalu? Mungkin akibat tuntutan untuk bisa tampil mengesankan di depan teman-temannya atau demi raupan rupiah sehingga ia mengangkangi kejujuran dan memilih jalan pintas dengan mengklaim karya orang sebagai miliknya.

Sebagai bloger, mengunggah konten yang unik dan sesuai kemampuan adalah hal krusial agar tidak melanggar hak orang lain dan ditandai negatif oleh mesin pencari. Orisinalitas karya lebih membanggakan dan berpotensi mengundang peluang rezeki dibanding tampil mentereng tapi mengelabui.Menjadi diri sendiri tanpa takut dianggap kurang pintar lebih utama ketimbang tampil sok tahu tapi meniru mentah-mentah apalagi memanipulasi.

G – igih

Perjalanan sebagai bloger tentu tak selalu mulus. Ada warna-warni pengalaman, baik internal maupun eksternal, pahit atau manis. Selain berjuang membangun rutinitas untuk selalu update tulisan dan mempertajam isinya, kadang ada saja kritik atau bahkan cemoohan yang kita terima terhadap tulisan di blog. Belum lagi kekalahan (beruntun) dalam lomba yang kerap membuat kita sedih dan terpukul sehingga tak lagi bersemangat menulis.

Jangan larut dalam kegagalan. Bangkitlah dengan antusiasme dan kegigihan entah menghadapi kekalahan atau ocehan orang lain. Gigih berarti siap berjuang demi tekad, mau berproses/belajar, dan tahan banting terhadap rintangan. Kekalahan mungkin pedih, tapi kemenangan pun berpotensi membuat kita gede rasa dan cenderung meremehkan bloger lain. Walhasil, semangat belajar jadi menurun lantaran merasa sudah di atas angin.

E – dukatif

Bukan hanya menulis secara ajeg, bloger juga mesti berperan aktif untuk menyuntikkan pesan positif bagi pembaca demi menghindari disinformasi terutama yang berhubungan dengan isu publik. Bloger hendaknya menyaring informasi dengan tidak terburu menyebarkan berita-berita yang belum jelas kebenarannya apalagi hoax layaknya warganet kebanyakan. Jangan sampai menjadi media picisan yang begitu mudah terpancing apalagi memprovokasi pembaca tanpa mau menelisik dan menggali sumber-sumber lain untuk membandingkan berita. Kita bisa menawarkan nasihat atau pandangan kritis atas isu-isu yang penting di masyarakat agar pembaca tidak tersulut dan sebaliknya terbantu.

R – endah hati

Tak ada yang menyukai orang bermulut besar atau menyombongkan diri. Kapasitas keilmuan yang kita tuangkan dalam media blog perlu kita kemas dengan santun dan penuh penghargaan terhadap orang lain kendatipun kita menguasai topik tersebut. Hindari menjadi pribadi yang songong dan sok tahu sehingga cenderung membesarkan diri sendiri dan pada saat yang sama mengerdilkan pengetahuan atau kontribusi orang lain. Bloger harus tahu batas antara sikap tegas dan tindakan sombong, juga paham beda rendah hati dan rendah diri. Selama punya pengetahuan mumpuni dan dukungan data yang solid, maka bloger harus percaya diri tapi tetap membumi dengan menghargai.

9 Manfaat ngeblog

Jika bloger membuka diri untuk membangun enam ciri tersebut dalam dirinya, maka manfaat blogging bisa semakin mudah dirasakan. Enam sifat tersebut akan menjadi value yang melingkupi dirinya selama berinteraksi di dunia maya. Menjadi bekal untuk ngeblog yang lebih membahagiakan tanpa khawatir digerorogoti oleh kekalahan atau kekecewaan orang.

bloger in letters

1 – Terapi antistres

Menulis di blog tidak terikat banyak tuntutan seperti menulis di media massa seperti koran, misalnya. Lewat media blog, siapa pun dapat mengabadikan pengalaman, renungan, pengetahuan, hasrat dan impian, unek-unek, bahkan kekesalan. Dengan menuangkan beban pikiran, hati bisa jadi lapang sehingga tak terbebani oleh masalah yang kontraproduktif. Tanpa perlu menemui psikiater, kalimat demi kalimat bisa meluncur bebas tanpa ada yang melarang. Namun harus diingat, bahwa sensor yang bekerja adalah sensor pribadi yakni paham betul mana materi yang berpotensi membuka aib atau rahasia orang yang bisa berbuntut tuntutan hukum sehingga layak dihindari.

2 – Memperbaiki mutu tulisan

Practice makes perfect, begitu ujar orang Inggris. Memang betul sebab seiring menjalani proses blogging yang panjang—ditambah belajar dari banyak bloger lain—kemampuan menulis kita akan terasah. Bukan hanya tambah kosa kata, tetapi juga semakin luwes mengelaborasi sebuah masalah berkat latihan dan kecermatan tahap demi tahap. Kualitas tulisan meningkat, jiwa pun sehat!

3 – Menerbitkan buku

Ketika tulisan semakin baik dan pembaca blog setia bertambah, tak jarang peluang datang menghampiri. Salah satunya kesempatan menerbitkan buku. Seperti yang dialami seorang kawan bloger asal Semarang. Semula ia gemar mengunggah komik strip bertema hidup irit, lalu seorang editor melamar karyanya agar diterbitkan menjadi satu buku khusus. Dia termasuk salah satu penggemar berat Raditya Dika yang juga sukses meraup untung besar dari buku yang materinya semula berasal dari blog.

4 – Tambah teman dan jaringan

Sebagai konsekuensi logis dari memublikasikan tulisan lalu dibaca orang, maka pembaca lambat laun menjadi kenalan dan bahkan teman bagi pemilik blog. Frekuensi blogwalking dan interaksi melalui kolom komentar atau email dapat memengaruhi bentuk relasi yang terjalin. Malah ada pula yang berkembang menjadi jodoh atau pasangan hidup. Blogging memang menawarkan keasyikan ini. Siapa saja bisa berteman di dunia maya, tanpa memandang status sosial sebab mereka diikat oleh pesona tulisan.

Bertambahnya teman akan memperluas jaringan, terutama dari orang-orang yang biasanya memiliki afinitas atau passion yang sama. Dengan menjadi bloger, kita bisa lebih mudah membangun koneksi dengan sesama pegiat literasi, misalnya, atau penyuka dongeng anak, penulis fiksi, hingga ranah yang sifatnya profesional seperti konsultan keuangan atau tenaga pemasaran di perusahaan. Meluasnya teman atau jaringan lagi-lagi berpeluang membuka saluran rezeki kan?

5 – Tambah rezeki

Seperti saya sebutkan pada poin-poin sebelumnya, kran rezeki bisa dibuka lewat aktivitas blogging, dua di antaranya dengan memperbaiki mutu tulisan dan memperluas jaringan pertemanan. Rezeki ngeblog bukan hanya karena menerbitkan buku loh. Contoh lain misalnya tawaran sponsored post yang mensyaratkan kita memiliki kualifikasi blog tertentu sehingga kita dapat menulis berdasarkan pesanan pengiklan sesuai dengan kesepakatan. Ada pula yang tulisannya sudah disiapkan lalu kita tinggal mengunggahnya dengan pengeditan seperlunya.

Jika pengin yang lebih besar, sesekali cobalah ikut lomba. Sebagaimana saya sebut di awal, hadiah kompetisi blog semakin lama semakin menggiurkan bahkan fantastis. Jika dulu hadiah smartphone atau gawai baru sudah mentereng, kini uang puluhan juta sudah lumrah jadi hadiah. Seorang kawan bloger asal Kebumen belum lama ini meraup 10 juta berkat kemenangannya di sebuah kontes berskala nasional. Teman bloger lain dari Surabaya meyabet satu unit mobil baru juga berkat tulisannya yang keluar sebagai juara.

Belum lagi kalau profil kita cukup kuat dan punya basis pembaca yang fanatik, maka brand bisa melirik kita untuk menjadi influencer atau endorser bagi produk mereka. Ada seorang bloger kondang yang dulu selalu mendapat kiriman smartphone atau laptop baru saat baru dirilis oleh produsen. Asyik banget kan bisa diganjar hadiah yang wow alasan ngeblog2hanya dengan menyusun kata-kata lewat blog?

6 – Tambah ilmu

Agar tulisan menjadi lebih baik, wajib bagi kita untuk membaca—entah membaca buku atau minimal membaca blog-blog yang dikelola orang lain. Tulisan akan kering kalau kita jarang membaca. Blogpost akan garing jika kita menuangkan materi dan gaya bertutur yang itu-itu saja. Membaca blog orang lain akan menambah wawasan dan ilmu pengetahuan nyaris secara gratis—berbekal koneksi Internet saja. Banyak yang bisa kita dapatkan: cara mengelola dan menata blog, cara menulis yang efektif dan memikat, cara memotret yang oke, cara berkomunikasi yang elegan, cara menghadapi sebuah masalah, hingga materi-materi yang berhubungan dengan latar belakang keilmuan si bloger. Rugi kalau kita tak tambah ilmu padahal sudah jadi bloger!

7 – Membangun portofolio

Bagaimana pun juga, basis atau kekuatan utama blog adalah kata-kata yang disusun ke dalam kalimat. Nah, usahakan menulis dengan jujur dan sesuai kompetensi kita sebab setiap unggahan akan menyumbang sebagai portofolio pribadi yang bisa mendukung pengembangan karier kita di masa mendatang. Hindari menjelek-jelekkan orang secara frontal dalam tulisan sebab blogpost itu abadi di dunia maya. Berhati-hatilah mengunggah setiap tulisan karena seluruh materi itu dapat menjadi bekal kesuksesan atau senjata mematikan bagi kita. Manfaatkanlah blog untuk membangun profil kecakapan yang kuat agar bisa berkontribusi positif di masa mendatang—baik bagi kita maupun pembaca.

8 – Mendongrak pamor bisnis

Meskipun dinamakan jurnal pribadi, blog tak melulu harus mengumbar hal-hal personal belaka apalagi yang negatif. Jika digarap dengan serius, blog bisa menjadi kanal yang murah meriah untuk membantu menciptakan exposure yang luas bagi bisnis yang kita miliki. Kita dapat memperkenalkan produk atau jasa lewat sejumlah postingan dengan korelasi yang relevan sehingga potensi bertamabahnya pelanggan bisa kita dapatkan. Pamor bisnis bisa kita dongkrak melalui optimasi blog yang ilmunya banyak tersedia di Internet entah cuma-cuma ataupun berbayar.

9 – Kenal publik figur

Walau punya kadar preferensi yang berbeda, kebanyakan orang suka bertemu atau berkenalan dengan figur publik apalagi yang berjulukan artis. Jika dahulu tidak sembarang orang bisa bertemu pejabat atau artis ibu kota, maka bloger kini bisa masuk dalam jajaran spesial itu. Tak jarang mereka mendapatkan privilese untuk menemani orang-orang penting dalam sebuah gelar wicara (talkshow) atau acara khusus, lalu berkesempatan mengobrol bahkan mewawancarai, hingga berfoto bersama dengan penuh keakraban.

Saya mengenal Ani Berta yang dahulu bukan siapa-siapa. Konsistensinya sebagai bloger dan aktivis yang rajin berbagi mengantarkannya ke berbagai event penting bukan hanya sebagai peserta namun juga sebagai pembicara. Semula ia mungkin hanya karyawan kantoran biasa, namun setelah resign dan menekuni dunia blogging sepenuhnya, berbagai peluang istimewa justru menghampirinya sehingga tak hanya kondisi finansial yang meningkat tetapi juga jaringan pergaulan yang meluas termasuk momen asyik ketemu atau bekerja bersama orang-orang penting.

Kontribusi positif

Setelah melihat ciri-ciri bloger sejati dan spektrum manfaat yang bisa ia raih, maka komitmen yang harus kita junjung adalah bagaimana cara agar mampu berkontribusi secara positif bagi khalayak melalui blog sebagai media yang kita pilih untuk digeluti secara aktif.

Sumbangsih pertama dari seorang bloger adalah menghasilkan tulisan yang mampu menginspirasi pembaca untuk mau terus membaca dan ikut menuliskan hal-hal baik. Tentang diri sendiri, tentang lingkungan sekitar, terutama tentang Indonesia tercinta. Potensi-potensi lokal yang tersembunyi bisa dikerahkan melalui tulisan atau video karena penyebarannya bisa lebih masif berkat kecanggihan Internet masa kini.

nbc air bersih

Kedua, ajak pembaca untuk mengambil aksi sekecil apa pun sesuai kemampuan. Misalnya mengajarkan baca tulis kepada anak-anak yang tidak mampu atau memberikan pendampingan belajar yang bisa digagas dan dilaksanakan bersama komunitas setempat atau yang relevan. Banyak sekali yang mau bersinergi untuk kebaikan. Termasuk berbagi air bersih saat krisis air di kota saya saat ini. Saya buatkan desain banner untuk dibagikan di media sosial. Dari target 10 tangki pada pekan pertama, kami memperoleh total 31 truk air bersih untuk dibagikan pada tiga pekan hingga pertengahan Oktober ini. Blog memang efektif untuk menggalang donasi guna mendukung gerakan tertentu, bahkan untuk meringankan penderitaan bloger lain yang ditimpa musibah. Dampaknya akan sangat signifikan jika disebarkan lewat narasi yang menyentuh baik di blog maupun media sosial.

Menyaring informasi adalah kewajiban bloger sebagai bentuk kepedulian dan cinta pada tanah air. Setiap informasi yang berhubungan dengan hajat publik harus dibaca dengan teliti dan dicari sumber aslinya. Sebisa mungkin dicari berita bandingan dari media yang berbeda sebab tak jarang sebuah kabar sengaja direkayasa demi keuntungan sekelompok orang atau kalangan tertentu dengan cara memprovokasi massa berbasis sentimen agama atau ras. Bloger punya andil besar untuk melambatkan informasi dengan tidak latah menyebarkannya begitu saja apalagi meniupnya menjadi api yang berbahaya.

Kontribusi positif berawal dari komitmen untuk mengabdikan yang kita miliki demi kemajuan negeri. Dan oleh karena itulah semua orang pada dasarnya mampu melakukannya, asalkan mau. Pada akhirnya ngeblog adalah tentang menciptakan value dan manfaat bagi orang lain. Bukan melulu soal menang lomba atau prestise saat berbicara di acara bergengsi. Bukan pula soal popularitas karena jadi penulis buku atau keuntungan besar lantaran kondang sebagai seleblog.

Yang lebih penting adalah apa yang kita kerjakan lewat blog itu—yakni menebarkan kegembiraan yang bisa menginspirasi. Demi membangun masyarakat maju yang kritis dan akan membuahkan hasil dalam jangka pendek dan panjang. Blogging adalah sebuah proses, juga tujuan. Blogging adalah sebuah gaya hidup yang kita pilih dan kita yakini. Itulah sebabnya saya masih asyik ngeblog sampai saat ini. Berharap tetap semangat dan blogosphere kian sesak oleh berbagai artikel inspiratif yang saling menguatkan.

What are you blogging for, BBC Mania?

Advertisements

10 thoughts on “Ngeblog Aktif demi Kontribusi Positif

  1. Kalau kita terapkan seperti yang disingkat dalam inisial BLOGER tadi, yakin suatu saat akan jadi bloger terkenal dan keren. Kalau sudah terkenal dan keren pasti banyak yang mau endorse. Banyak yang endorse pundi-pundi pastinya gemuk, 🙂
    Bekerja sebagai bloger kebebasan yang didapat sangat mewah. Siapa yang bisa mengatur orang bebas kalau bukan dirinya sendiri?

    Keren tulisannya kang.

    Liked by 1 person

    1. Betul, Mas. Selain keuntungan finansial, juga bakal memetik manfaat lain yang tak ternilai seperti persahabatan baru.
      Fleksibilitas yang dimiliki bloger memang sangat menyenangkan, tapi perlu diimbangi produktivitas biar menguntungkan.
      Terima kasih, apa kabar Mas, masih di Ambon?

      Like

  2. Artikel menarik. Pengen sih jadi bloger yang bener2 bloger..ini baru belajar. Karena selama ini juga ngeblognya masih dalam taraf sak tekane klo orang Jawa bilang. Minimal nggak jenuh, klo kmudian bermanfaat buat orang lain…itu bonus.

    Liked by 1 person

  3. Kalau baca baca manfaat blogging semangat terpacu menggebu, tetapi biasanya seminggu paling lama aktif udah kendor lagi. Makasih sharingnya Mbak. Cakeeep. Sukses terus ya…

    Udah berapa kali menang lomba Mbak?

    Like

  4. Suka poin-poin yang ditulis di artikel ini bang. Tentang seluk beluk blogger dan gimana seorang blogger bisa berkembang. Baru tau juga kalo kata blogger ada versi Indonesianya, bloger. jadi selama ini saya salah hehe. Terus nulis yang inspiratif ya kang

    Like

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s