10 Hal Krusial di Hari Bloger Nasional

BLOGER KINI bukan lagi kegiatan sampingan yang dilakukan di sela-sela pekerjaan utama. Seiring perkembangan dunia teknologi dan informasi, ranah bisnis pun turut memanfaatkan lompatan ini untuk mempercepat kemajuan usaha. Biaya pemasaran bisa ditekan berkat inovasi dunia digital yang bergerak dengan pesat. Ongkos promosi bisa dihemat lantaran Internet menawarkan banyak manfaat—setidak-tidaknya dibandingkan media promosi kovensional seperti … More 10 Hal Krusial di Hari Bloger Nasional

Menanti Hasil Ujian

Sewaktu kita duduk di bangku sekolah, setiap hari kita belajar. Belajar banyak hal entah kita butuh atau tidak. Menyerap beragam ilmu dari bermacam guru. Mendedah inspirasi dari tahun-tahun penuh memori. Hingga tiba suatu waktu ketika kita harus mengerjakan soal-soal ujian. Saat kertas tes tersaji di atas meja, saat puluhan pertanyaan tertulis dalam aksara dan angka, … More Menanti Hasil Ujian

Unfinished: Buku-buku yang Belum Selesai Dibaca

BUKU MENJADI klangenan tersendiri bagi saya. Menghibur diri, tenggelam dalam himpunan kata-kata dan cerita–fiksi maupun kisah nyata–memberi kekuatan, semangat, dan pengharapan akan banyak hal. Mengambil jarak sejenak dari hidup keseharian dan memandang hidup secara lebih optimis. Mempertegas komitmen sebagai manusia yang harus terus belajar dan bekembang. Namun membaca buku bisa tidak mudah tatkala kesibukan datang mendera. Memecah waktu … More Unfinished: Buku-buku yang Belum Selesai Dibaca

Pokok-pokok Pohon, Pucuk-pucuk Harapan

Tema daily post dua hari lalu adalah tree, pohon. Setiap kali mendengar atau membaca kata pohon, ada dua hal yang teringat. Tentang suatu kota dan metafora yang membersihkan diri. Bogor, itulah kota yang erat ikatannya dengan pohon. Tempat di mana saya berdomisili selama lebih dari sepuluh tahun ini memang ditumbuhi pohon-pohon beraneka rupa meskipun tak … More Pokok-pokok Pohon, Pucuk-pucuk Harapan

Recharge: Disuntik Agar Memercik

“Aku pengin banget jadi penulis. Tapi aku enggak suka baca.” Begitu ujar seorang kakak tingkat belasan tahun yang lalu. Saya mendengus agak kesal. Betapa tidak, bermimpi hendak jadi penulis atau novelis, tapi minat baca rendah. Bagaimana mungkin? Bila otak tak diisi ilmu atau bacaan bermutu, maka pikiran akan mampet. Kalaupun lahir tulisan, mungkin akan berupa … More Recharge: Disuntik Agar Memercik

Radikal Itu Sip!

Secara umum, kata radikal menyiratkan kaitan dengan hal-hal mendasar, fundamental, atau yang menyangkut prinsip. Di ranah sosial atau politik, radikal kerap dipakai untuk menggambarkan perubahan yang progresif atau ekstrem. Di luar definisi tersebut, ternyata ada makna lain yang tersemat pada kata radikal, setidaknya dalam bahasa Inggris. Karena minat saya lebih besar pada bahasa, maka radical … More Radikal Itu Sip!

Perplexed: Yang Berpiutang Malah Tenang

Merespons tema daily post tanggal 14 September lalu, saya punya cerita unik bila tidak ingin disebut aneh. Perplexed, itulah perasaan yang menggelayuti selama setahun lebih. Kali pertama mengenal kata perplexed kira-kira sebelas tahun lalu dari sebuah buku berjudul A Guide for the Perplexed yang ditulis E. F. Schumacher. Sesuai judulnya, buku ini berisi penjelasan atau … More Perplexed: Yang Berpiutang Malah Tenang

Kesuksesan yang Semakin Elusif

Apakah arti elusif? Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menampilkannya dengan definisi sebagai berikut. Saya menduga, bahasa Indonesia mengadopsi kata elusif dari bahasa Inggris, yakni elusive. Kata sifat ini berasal dari kata kerja elude yang berarti gagal diraih, menghindar dari, atau mengelak. Kita simak definisinya dalam kamus Merriam-Webster.