Pertemuan Selepas Jumatan: Pak Guru Sedang Terburu

“Pokoknya aku mau pindah. Sabtu nanti sudah di sekolah baru.” Sambil sesenggukan Rumi mengutarakan keinginannya pindah sekolah lantaran mengaku terkena perundungan. Cukup sulit kami memahami kronologi ceritanya, sesulit memvalidasi soal dugaan perundungan tersebut. Kamis malam itu ia terus meminta pindah, sedangkan esok Jumat adalah tanggal merah, dan Sabtu ingin pindah ke sekolah lain tak jauh … More Pertemuan Selepas Jumatan: Pak Guru Sedang Terburu

Belajar untuk Menangis, Menangis untuk Belajar

Menangis jelas bukan monopoli wanita saja. Pun sama sekali bukan menunjukkan kelemahan seseorang, baik pria maupun wanita. Menangis adalah ekspesi natural yang menjadi bagian penting emosi manusia. Dalam beberapa kasus, meneteskan air mata justru bagus sebagai terapi demi melepaskan beban nonmateriil saat tak ada hal lain bisa dilakukan selain menangis dan berdoa. Ketika tangisan reda … More Belajar untuk Menangis, Menangis untuk Belajar

10 Langkah Sederhana Selamatkan Bumi

Kendati sudah menjadi isu global yang sering disinggung dan diperbincangkan, nyatanya tidak semua orang percaya bahwa global warming benar-benar terjadi. Alih-alih memandangnya sebagai masalah dan berdampak pada bumi jika tidak ditangani dengan serius, ada sejumlah orang yang merasa bahwa global warming hanyalah akal-akalan ilmuwan yang haus akan pendanaan dengan cara menakut-nakuti khalayak sebagai sesuatu yang … More 10 Langkah Sederhana Selamatkan Bumi

Sebuah Percakapan dan Sekuntum Rembulan

/I/ Di bawah matahari yang berdebu Rindu hanya tinggal nama Menyisakan kejayaan ditelan ombak sejarah Di sepanjang garis pantai yang bisu Diam-diam tsunami kita rancang bersama O, Indonesia yang beku! Dalam buku-buku waktu, pada daun-daun masa lalu Orang-orang mengenal senyuman kita Dari Sabang hingga Merauke harum kesantunan menetes dari setiap langkah Wahai Nusantara yang mulia! … More Sebuah Percakapan dan Sekuntum Rembulan

Mengabdi Lewat Saung Literasi

Berit Renser, bule asal Estonia yang jatuh cinta pada Indonesia, pernah menulis buku yang salah satunya mengisahkan ‘kekagumannya’ terhadap sebuah perilaku orang Indonesia yang juga hendak saya soroti. Apalagi kalau bukan soal ketertiban lalu lintas. Mengejutkan mungkin kata yang lebih tepat saya sematkan ketika banyak pengendara motor, baik pria maupun wanita—remaja hingga dewasa—memacu kendaraan roda … More Mengabdi Lewat Saung Literasi

Toleransi Demi Membangun Negeri

Wanita tua itu terduduk kuyu di atas ranjang rumah sakit saat aku memasuki ruangan yang dihuni dua orang pasien. Beberapa menit sebelumnya seorang pengunjung tampak berpamitan setelah menjenguknya. Wajahnya sedikit terkaget saat menangkap kehadiranku. Namun rona keceriaan segera tampak begitu aku mendekat dan mata tuanya mengenaliku. “Bu,” sapa saya sambil tersenyum. “Eh, Rudi. Kau rupanya!” … More Toleransi Demi Membangun Negeri

Belajar dari Dewa Mabuk

Pernahkah kita belajar sesuatu dari orang yang tidak kita sukai lalu memetik hikmahnya? Walau definisi frasa ‘tidak suka’ tidak mudah dibuat dengan rapi, secara pribadi tentu saya pernah menyerap pelajaran dari orang lain. Sebagaimana saya singgung dalam tulisan dua pekan lalu, penguasaan semantik atau seluk-beluk makna kata ternyata sangat menentukan dan bahkan membentuk kehidupan kita. … More Belajar dari Dewa Mabuk

15 Permainan Masa Kecil yang Penuh Kenangan (Bagian II)

Setelah melihat dua permainan pada tulisan sebelumnya, berikut lima permainan lain yang tak kalah menarik. 3. Damparan Damparan biasa dimainkan oleh beberapa orang tanpa berkelompok. Setiap pemain harus memiliki obak berupa lempengan batu agak besar karena batu-batu tersebut akan ditata secara tegak di atas tanah sebagai target lemparan pemain lain. Saya kurang jelas mengingat aturan … More 15 Permainan Masa Kecil yang Penuh Kenangan (Bagian II)

15 Permainan Masa Kecil yang Penuh Kenangan (Bagian I)

Permainan masa kecil dahulu betul-betul mengesankan dan meninggalkan kenangan mendalam. Sungguh gembira tak terkira ketika ISB menantang bloger untuk menuturkan jenis-jenis permainan yang pernah kami tekuni sewaktu kanak-kanak. Butuh waktu cukup lama untuk mengingat dan mengulik memori tentang nama dan aturan bermain permainan tersebut. Dengan mengingat saja sudah begitu menyenangkan, apalagi proses menuliskannya tentu sangat … More 15 Permainan Masa Kecil yang Penuh Kenangan (Bagian I)

Kenali Etika Dunia Maya, Hati-hati dalam Berinteraksi

Entah sudah berapa kasus pencemaran nama baik yang akhirnya berujung di meja hijau hingga melibatkan polisi dan pengacara. Biasanya menimpa kalangan selebritas dan diwarnai dengan aksi saling sindir dan serang melalui medsos maupun tayangan televisi. Mungkin sebab dikuasai emosi sehingga masing-masing pihak seolah tak mampu menahan diri dan tergoda menanggapi setiap komentar dan malah memperparah … More Kenali Etika Dunia Maya, Hati-hati dalam Berinteraksi

Buku yang Dibaca Berulang

Bisa dibayangkan betapa beratnya hidup ketika muncul krisis politik atau krisis ekonomi atau saat terjadi bencana alam, lalu kita harus kehilangan rumah dan bisnis kita musnah. Atau kita mengalami kecelakaan dan terpaksa kehilangan lengan atau kaki yang selama ini kita andalkan. Kita selalu membayangkan bisa membesarkan dan mengasuh anak-anak namun Tuhan tak kunjung mengaruniakan seorang … More Buku yang Dibaca Berulang

Bangga Menjadi Bloger

Enam tahun lalu, UDARA PANAS JAKARTA SERASA MASIH menyergap sekujur badan meskipun dingin ac sudah menyebar ke seluruh ruangan. mengisi formulir sambil menunggu wawancara di sebuah perusahaan OUTSOURCING jepang ternyata bukan perkara mudah. menulis sekian hal yang patut saya banggakan nyatanya butuh sedikit mengerutkan kening walau tak sampai. Tentu saja selain blogging. Pada salah satu nomor … More Bangga Menjadi Bloger