Mengenal Luck Booster: Tentang Keajaiban Kecil dalam Hidup

Apa itu luck booster? Ternyata luck booster terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dengan atau tanpa kita sadari. Beberapa hari lalu Mbak Tridi seorang teman bloger Lamongan yang juga guru bahasa Inggris mengunggah status di akun WhatsApp-nya tentang rezeki yang baru saja ia dapatkan. Peluang yang datang seolah tak diundang karena hadir di luar dugaan.

Menurut rangkaian statusnya, semula ia diminta tolong oleh seorang bloger lain agar meramaikan blogpost di sebuah portal user-generated content. Dengan senang hati ia mengunjungi tulisan itu lalu ikhlas mengomentarinya. Keajaiban kecil pun terjadi: berkat komentar tersebut Mbak Tridi lantas dihubungi oleh admin platform tersebut untuk ditawari pekerjaan menulis sekaligus berpeluang menang lomba.

Tentulah girang bukan kepalang sebab peluang mendapatkan rezeki begitu saja muncul ‘hanya’ lewat kunjungan pada blogpost dan komentar. Mungkin terkesan sepele, tetapi kesudian untuk melakukan hal-hal sederhana dalam hidup tanpa pamrih sering kali malah memicu keberuntungan yang tak pernah kita antisipasi. Secara pribadi saya memang mengenal Mbak Tridi sebagai orang yang ringan tangan sehingga luck booster terbentuk dari sana.

Voucher Amazon dan Laptop 2-in-1

Itulah yang saya sebut luck booster. Kebaikan-kebaikan yang tampak kecil dan mungkin terlewat oleh orang lain tak jarang malah menghadiahi kita dengan imbalan tak terkira. Saya rasakan sendiri peran luck booster dalam lomba-lomba blog yang saya ikuti. Saya akan tuliskan dua contoh kemenangan lomba untuk memperjelas hal ini.

Tahun 2018 saya dan istri menghidupkan lagi Bright English Institute yang setelah pindah ke Lamongan kami letakkan di bawah bendera Saung Literasi. Kursus gratis ini mewadahi anak-anak sekitar untuk belajar dengan menyenangkan. Pada suatu titik saya begitu menginginkan mobile mini projector untuk mempermudah proses belajar mengajar. Anak-anak akan bisa menonton film atau tayangan video dengan lebih mudah dan leluasa menggunakan layar lebar.

Saya pun mengikuti lomba menulis yang diadakan seorang bloger Amerika. Hadiahnya berupa voucher gift Amazon. Alhamdulillah blogpost yang saya tulis dihadiahi voucher senilai $70. Sayang sekali, setelah menjelajahi produk di Amazon, tak ada vendor atau toko yang mau mengirimkan produk yang saya incar walaupun harganya memenuhi. Ya inilah risiko tinggal di Indonesia, tak semua produk dari Amazon bisa dikirim ke sini.

Gagal mendapat mobile projector, saya pun menukarkan voucher itu dengan dua buku Haruki Murakami dan novel Origin karya Robert Langdon. Begitu paket tiba di rumah, dua buku Haruki langsung ludes dan uangnya bisa kami pakai salah satunya untuk kegiatan Saung Literasi. Menurut saya Saung Literasi menjadi luck booster kami sekeluarga.

YogaBook keren tanpa harus beli, berkat luck booster!

Luck booster kembali terbukti saat TCASH mengganjar saya dengan YogaBook 2-in-1 besutan Lenovo. Seperti namanya, notebook ini bisa difungsikan sebagai notebook, tablet, juga media presentasi. Akhirnya anak-anak belajar menggunakan tablet hibrida ini untuk belajar karena layarnya jauh lebih lebar dibanding tablet pada umumnya. Hadiah dari TCASH tak hanya laptop Lenovo senilai 5 juta loh, BBC Maniak, tapi juga berupa uang tunai 4 juta rupiah. Alhamdulillah, Saung Literasi ngrejekeni, hehe….

Uang setengah juta

Luck booster saya kedua boleh jadi adalah NBC, komunitas berbagi yang saya ikuti di Lamongan. Seperti namanya, kegiatan utama Nasi Bungkus Community adalah membagikan ratusan nasi siap santap setiap Jumat pagi. Walau berlangsung singkat selama sekitar satu jam, aktivitas #JumatBerkah ini menguji konsistensi sebab dilakukan rutin setiap Jumat setiap minggu. Tak jarang kemalasan menggoda untuk rebahan saja alih-alih berangkat ke basecamp di Jl. Kusumabangsa 25A.

Sesekali nampang, hehe ….

Hingga suatu pagi saya tetap meluncur meskipun malas. Begitu tiba di sana, ketemu relawan lain yang juga bendahara NBC. Tuntas acara, ketika hendak pulang, ia mengulurkan amplop kepada saya—buat bungsuku yang baru saja dikhitan. Sampai rumah kubuka: uang 500 ribu yang bikin hati bungah. Andai malas berangkat, pagi itu mungkin tak akan berjumpa dengan uang setengah juta rupiah.

Jumat pekan depan kami bisa saja bertemu lagi, tapi boleh jadi ia lupa membawa amplop itu (karena dia terkenal pelupa) atau mengurungkan niatnya. Bisa saja toh? Sungguh luck booster yang mudah, sesederhana meluncur pada #JumatBerkah.

Smartphone gratis

Menutup tulisan ini, saya ingin mengingat kejadian pahit akhir tahun lalu. Seorang teman bloger meminta tolong agar dipinjami uang untuk membeli beras karena ia sekeluarga sudah beberapa hari makan tepung terigu yang digoreng ditambah gula. Miris rasanya dengar cerita demikian. Pada saat yang sama, saya tengah menanti pembayaran fee yang beberapa malah diundur.

Foto malam hari bikin miris hati.

Setelah meminta izin istri, saya pun pergi ke ATM untuk mengirimkan sisa uang yang ada rekening, yang jelas tak banyak jumlahnya. Sobat tadi menerima dengan gembira, setidaknya bisa beli beras dan lauk-pauk yang layak beberapa hari. Saya relakan itu sebagai pemberian walau dia bersikeras menganggapnya sebagai utang.

Tak lama berselang, IM3 Ooredoo menghadiahi saya hape Samsung secara gratis sebagai imbalan dari kontes di Twitter. Saya yakin yang ikut lomba atau kuis itu ratusan dan bahkan ribuan jumlahnya. Sebagaimana saya yakin lomba blog TCASH berhadiah laptop 2-in1 yang juga dibanjiri peserta yang tulisannya bagus-bagus. Siapa tahu transferan sauprit itulah yang mendongkrak nama saya untuk muncul di deretan pemenang.

Hape baru dari IM3 OOredoo

Menurut saya, entri yang saya kirimkan untuk berbagai lomba biasa saja, tapi Allah memunculkannya di mata juri dengan daya tarik tersendiri berkat luck booster tadi. Aksi-aksi kecil itulah yang menjadi booster atau daya dongkrak agar tulisan atau karya saya akhirnya mendapat perhatian dari tim penilai atau panitia lomba sehingga dimenangkan. Secara kualitas saya yakin banyak yang lebih unggul dan memang demikian adanya. Mungkinkah luck booster bisa masuk sebagai tips menang lomba blog?

Jadi daya dongkrak

Dalam lomba TCASH itu, misalnya, ada peserta yang saya jagokan tapi ternyata tak masuk sebagai pemenang—bahkan untuk juara harapan. Tokoh yang ia angkat dalam lomba sangat kuat. Tulisan teman bloger ini tahun lalu menjadi salah satu pemenang dalam lomba kritik sastra yang dihelat oleh Dewan Kesenian Jakarta. Tulisannya memang bernas, mungkin sebab ia punya latar belakang jurnalistik.

Itulah cerita saya seputar luck booster. Saya percaya semua orang punya luck booster, yang menyelamatkan kita dengan keajaiban-keajaiban rahasia yang mungkin tidak kita ketahui. Dengan mengetahui dan menyadari polanya, mungkin kita bisa menduplikasi dan memperbanyak luck booster itu agar hidup kita semakin berkembang dan berwarna. What’s your luck booster?

38 Comments

  1. Inspiratif sekali Mas Rudi. Jadi sebenarnya Luck Booster itu mungkin semua orang bisa mendapatkannya. Hanya perlu sebuah keikhlasan dalam menerima sesuatu. Agar kita pun diberikan sesuatu olehNya tanpa cuma-cuma.
    Tapi tak semua orang bisa ya. Karena kadang hal remeh seperti bantuan komentar saja suka terlupa di tengah kesibukan. Meksi tanpa sengaja nih. Wkwkwk

    Like

    1. Iya, Mbak. Kadang bukan besar kecilnya perbuatan, tetapi keajekan dan kesigapannya yang menentukan. Apa pun itu, jangan ragu bergerak asal itu baik dan sekiranya meringankan asal kita mampu melakukan. Terima kasih sudah mampir.

      Like

  2. Lucky-reader nih saya baca ini, beneran ngingetin kalau kita nggak boleh menyepelekan sekecil apapun kebaikan itu dan sesimpel apa yang kita bisa lakukan untuk orang lain…

    Like

    1. Betul, Mbak Cindi. Yang kita anggap remeh kadang malah menawarkan pelaung besar dan pintu ke pengalaman yang langka karena bagi orang lain tindakan kecil itu sangat bermakna.

      Like

  3. Temanya menarik sekali mas Rudi. Dan saya percaya setiap orang punya luck booster nya masing-masing. Yang pasti dengan baca tulisan ini saya seperti diingatkan lagi kalo kita harus percaya pada keajaiban rejeki dengan selalu berbuat kebaikan pada sesama dan menjaga silaturahim.

    Liked by 1 person

  4. Terima kasih Mas Rudi sudah berbagi cerita. Tapi emang bener sih mas, ada beberapa kejadian di hidup aku pun berkat kebaikan apa yang sudah kita perbuat untuk orang lain. “Jika kita mempermudah hidup orang lain, inshaAllah hidup kita pun akan dipermudah oleh Allah” aamiin

    Like

  5. Alhamdulillah ya Mas ternyata tanpa kita sadari hal-hal di sekitar kita bisa jadi Luck Booster dan saya percaya itu saya juga sering mengalami hal tersebut. Seringnya karena membnatu orang-orang di sekitar saya (tempat kerja) dengan cara emmepermudah urusan mereka dan kadang balasannya instan lho mas.. MasyaAllah memang..kadang Allah memang mendatangkan rejeki dari jalan yang tidak disangka-sangaka ya Mas… Good Luck selalu 🙂

    Like

  6. Aku selalu percaya segala kemudahan dan kebahagiaan adalah karena sebuah sebab kita pernah melakukan hal kecil yang membuat orang lain berkesan dan mengesankanNya, semoga selalu bisa menghargai setiap skecil dalam hidup kita ya.

    Liked by 1 person

    1. Betul sekali, Kak. Andil doa orang-orang yang pernah kita tolong atau gembirakan sangat mungkin memudahkan urusan kita sendiri, termasuk memancing hadirnya kesempatan atau hadiah istimewa.

      Like

  7. Semangat dan rasa syukurnya bisa ditiru…
    Tapi untuk keberuntungannya, hehhee…banyak-banyak berdoa dan berbuat baik pada orang sekitar yaa, kak…
    Barakallahu fiik~
    Semoga Allah semakin melimpahkan keberkahan yang luar biasa sebagai luck booster.

    Like

    1. Begitulah, Kak. Sering kali yang kita dapatkan sangat mungkin berkat doa orang-orang yang hatinya gembira karena kita padahal tindakan kita seolah kecil artinya. Semangat dan saling mendoakan ya!

      Like

Tinggalkan jejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s